Sempat Ada Asa Saat New Normal, Jogja Exotarium Harus Jual Aset untuk Makan Ratusan Satwa

Jogja Exotarium terdampak PPKM

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 04 Agustus 2021 | 16:25 WIB
Sempat Ada Asa Saat New Normal, Jogja Exotarium Harus Jual Aset untuk Makan Ratusan Satwa
Sejumlah satwa di Jogja Exotarium yang dilepaskan sementara dari kandang dalam aksi protes perpanjangan PPKM, Rabu (4/8/2021). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

"Dengan pengunjung seperti itu kami sudah bisa operasional, belum untung tapi sudah bisa operasional. Dengan pengunjung kalau sehari sampai 200 kemudian Sabtu-Minggu sampai 800-1000 orang itu kami bisa operasional selama sebulan," terangnya.

Akbar mengungkapkan bahwa pihaknya memerlukan sekitar  Rp. 30-35 juta perbulan hanya untuk memberi makan lebih kurang 350 satwanya saat ini. Jika dijumlah secara keseluruhan maka pihaknya membutuhkan biaya operasional hampir Rp. 100 juta perbulan.

"Kalau sebulan kami masih bisa bertahan, masih punya celengan lebaran kemarin tapi ini sudah Agustus, sekarang sudah megap-megap ini pun nanti paling akan menggadaikan barang untuk bisa bertahan," ujarnya.

Dari segi manajemen sendiri, kata Akbar, saat ini pihaknya masih memberlakukan sistem kerja rolling kepada para karyawannya. Jika saat normal total ada 60 karyawan yang bertugas di Jogja Exotarium sekarang jumlahnya berkurang hanya menjadi 30 orang saja.

Baca Juga:Tak Jera Jual Narkoba, Sopir Truk asal Sleman Edarkan Sabu Seberat 49,56 gram

”Sekaranh tinggal 30 orang karyawan, itu saja harus gantian lima hari masuk, lima hari libur di rumah," jelasnya.

Pihaknya dalam waktu dekat ini juga akan bersurat ke dinas terkait untuk meminta dukungan bantuan. Dengan terus berupaya mengumpulkan dana lewat donasi secara terbuka.

"Kami akan membuat surat ke dinas terkait untuk kemudian minta bantuan, apapun hasilnya kami tetap akan mengirimkan. Kemudian kita juga buka donasi," tandasnya.

Sebelumnya sebagai bentuk protes perpanjangan masa PPKM oleh pemerintah, Jogja Exotarium melepaskan sejumlah satwa yang ada di kandang untuk mencari makan sendiri. Pihaknya tidak menutup kemungkinan akan melakukan aksi selanjutnya dengan lebih banyak satwa jika PPKM masih akan terus diperpanjang. 

Baca Juga:Sosok Bambang Pamungkas di Balik Karier Wonderkid PSS Sleman Saddam Gaffar

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak