Pakar UGM Sebut Kans Ganjar Maju Pilpres Masih Belum Tertutup meski Terancam Sanksi Partai

Ia menilai, partai politik akan mempertimbangkan juga sejumlah aspek lainnya.

Eleonora PEW | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 21 September 2021 | 09:50 WIB
Pakar UGM Sebut Kans Ganjar Maju Pilpres Masih Belum Tertutup meski Terancam Sanksi Partai
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. (Dok: Pemprov Jateng)

Namun, Wawan tidak memungkiri bahwa Pilpres adalah ajang yang berbeda dengan Pileg. Logika politik di dalam konstelasi politik itu memiliki perbedaan masing-masing.

Pilpres sendiri akan sangat ditentukan oleh sosok. Sehingga bukan menjadi jaminan misal partai yang didukung dalam legislatif itu kuat lantas calonnya bisa menang.

Sehingga jika dilihat dalam konteks khususnya untuk legislatif maka tidak akan ada persoalan. Tetapi jika melihat konteks Pilpres maka bisa jadi partai harus berjuang lebih keras jika tidak tidak mencalonkan sosok yang popularitas dan akseptabilitasnya cukup kuat.

"Tapi kan ini belum tahu ya kita karena masih lama ya. Kalau untuk jangka pendek sekarang ini ngga akan ada kerugian apapun dari PDIP ketika ada ancaman soal sanksi dan lain-lain. Karena tidak ada event politik yang terkait dengan proses elektoral yang terdekat," tandasnya.

Baca Juga:Top 5 SuaraJogja: Ganjar Terancam Sanksi PDIP, Khotbah Pendeta Soal Muhammadiyah

Diketahui bahwa nama Ganjar Pranowo semakin terdengar untuk dijagokan maju dalam Pilpres 2024 mendatang. Terbukti dari semakin masifnya deklarasi dukungan untuk Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Namun di sisi lain internal PDIP kemudian juga tidak tinggal diam. Bahkan partai berlambang banteng itu bakal memberikan sanksi kepada kadernya yang didukung maju Pilpres sebelum mendapatkan keputusan dari Ketua Umum PDIP.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak