Gegara Saling Ejek di Sosial Media, Dua Geng Pelajar di Bantul Tawuran

Meskipun para pelaku masih berstatus sebagai pelajar, proses hukum akan tetap berjalan.

Eleonora PEW | Rahmat jiwandono
Jum'at, 01 Oktober 2021 | 16:42 WIB
Gegara Saling Ejek di Sosial Media, Dua Geng Pelajar di Bantul Tawuran
Kapolres Bantul AKBP Ihsan menunjukkan senjata tajam yang diamankan dari tersangka saat jumpa pers, Jumat (1/10/2021) sore. - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

SuaraJogja.id - Dua geng SMP di Kabupaten Bantul hendak melakukan tawuran pada Jumat (1/10/2021) sekitar pukul 02.00 WIB. Kedua geng itu adalah Sebasa alias SMPN 1 Bambanglipuro dengan geng Esperose dengan geng SMPN 2 Sewon.

Kapolres Bantul AKBP Ihsan menyampaikan, kejadian itu berawal dari saling sindir dari media sosial akhirnya terjadi kesepakatan untuk tawuran. Mereka saling mengejek antar geng.

"Jadi geng Sebasa dengan Esperose saling menjelekkan satu sama lain di media sosial," ujar AKBP Ihsan dalam konferensi pers di Mapolres Bantul, Jumat (1/10/2021) sore.

Kronologi penangkapan terhadap empat orang yang masih berstatus pelajar itu berawal dari informasi masyarakat bahwa di daerah Bakulan banyak anak-anak remaja naik sepeda motor sambil membawa senjata tajam. Lantas, polisi melakukan penyisiran di Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis.

Baca Juga:Ada Insiden Berdarah, Bupati Karawang Evaluasi PTM

"Dari hasil penyisiran kami amankan empat orang anak serta dua unit sepeda motor. Bahkan kami juga menemukan dua buah senjata tajam (sajam)," paparnya.

Adapun identitas keempat pelajar itu yakni MRM (17) asal Bantul, YP (16) asal Bambanglipuro, dan RKM (15) dan AEJ (15) asal Bambanglipuro. Dari empat orang itu diketahui ada yang tidak bersekolah.

"Si YP ini ternyata sudah enggak sekolah. Tapi rata-rata umurnya masih di bawah 18 tahun," katanya.

Kapolres Bantul AKBP Ihsan menunjukkan senjata tajam yang diamankan dari tersangka saat jumpa pers, Jumat (1/10/2021) sore. - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)
Kapolres Bantul AKBP Ihsan menunjukkan senjata tajam yang diamankan dari tersangka saat jumpa pers, Jumat (1/10/2021) sore. - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

Menurut pemeriksaan ke empat anak itu, pada awalnya mereka sedang nongkrong di lapangan Sidomulyo, Bambanglipuro sekitar pukul 00.00 WIB. Kemudian datang seseorang berinisial HN dan temannya yang saat ini masih dalam pencarian.

"Kedua orang ini mengajak empat orang itu untuk melakukan perkelahian antar geng. HN membagikan senjata tajam, setiap satu motor dikasih satu sajam," jelasnya.

Baca Juga:Belasan Bocah Ditangkap Hendak Tawuran di Tebet, Celurit hingga Panah Disita

Rombongan mereka menuju perempatan Palbapang, setibanya di lokasi, ternyata jumlah lawan tawuran dari geng Esperose lebih banyak. Sehingga keempat anak yang diamankan bersama HN melarikan diri ke arah timur.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak