Pemkab Sleman juga bekerjasama dengan perguruan tinggi dalam melakukan pendataan nama dan jumlah mahasiswa. Data kemudian disaring bagi yang belum mendapatkan suntik vaksin Covid-19.
“Nanti pihak kampus akan menyisir. Berapa jumlah mahasiswa yang belum vaksin. Semoga rencana pada pertengahan atau akhir bulan ini bisa mulai tatap muka,” harap Kustini.
Sementara itu, kala dihubungi secara terpisah, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Universitas Islam Indonesia (UII) Ratna Permata Sari menyatakan, universitas tersebut sudah menggelar kegiatan imunisasi Covid-19 bekerja sama dengan Pemkab Sleman dan sejumlah pihak terkait, secara bertahap.
Cakupan penerima vaksin bukan hanya dosen, karyawan, mahasiswa, melainkan juga untuk masyarakat umum.
Baca Juga:Vaksin untuk Pasien Kanker, Bolehkah? Ini Jawaban Dokter Spesialis
Khusus peserta kategori mahasiswa, pihaknya bahkan membolehkan mahasiswa asing (luar negeri) untuk menerima suntikan vaksin di UII.
"Tapi mungkin pendataannya perlu tambahan identitas lain," ucapnya.
Dari total 137 mahasiswa asing yang menempuh pendidikan di UII, sejauh ini belum ada info yang melakukan vaksinasi di UII.
"Mungkin karena mereka banyak yang belum kembali dari negara masing-masing. Di saat awal pandemi, mereka mengikuti kebijakan negara masing-masing untuk diminta kembali ke negaranya. Hingga sekarang belum kembali ke Indonesia karena di UII juga masih berlangsung kuliah online," ucapnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Baca Juga:Bikin Ngakak! Momen Kapolda Jateng Menenangkan Peserta Vaksin yang Takut Disuntik