Naikkan Pamor Buah Khas Sleman, Pria Ini Berinovasi Buat Pie Salak

buah salak diolah menjadi pie, hhmm gimana rasanya ya?

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Minggu, 03 Oktober 2021 | 08:41 WIB
Naikkan Pamor Buah Khas Sleman, Pria Ini Berinovasi Buat Pie Salak
Mohammad Sulkhi Mubarok menunjukkan olahan salak berbentuk pie bernama Paidjo ditemui wartawan di kediamannya, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Sabtu (2/10/2021). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

“Omzetnya turun, produksi juga dikurangi. Tapi Agustus itu saya tetap membuat sesuai orderan yang masuk,” katanya.

Bertahan dengan PPKM dan sedikitnya wisatawan, usahanya sedikit mendapat angin segar saat ada penurunan kasus Covid-19 sekitar awal September 2021. Meski tidak ada wisatawan, promosi lewat media sosial membuahkan hasil. Permintaan pelanggan cukup meningkat. Dirinya sempat menerima pesanan hingga keluar Jawa, dari Bandar Lampung, Jambi, Bengkulu, Palangkaraya.

Sejalan dengan visinya untuk menjadikan petani salak di Sleman lebih berdaya, Mubarok juga sudah mengenalkan olahan makanannya ke dinas-dinas di Kabupaten Sleman dan DIY.

“Saya juga sounding ke pemerintah, bahwa di Sleman ini ada buah salak yang perlu dikenalkan oleh banyak orang. Artinya promosi ini bisa menjadi langkah meningkatkan kualitas buah salak lebih bernilai. Jangan sampai petani salak diabaikan dan tidak ada lagi penerusnya,” terang Mubarok.

Baca Juga:Senin Besok, ANBK Jadi Awal Pembelajaran Tatap Muka SMP di Sleman

Tidak hanya berhenti pada pemberdayaan petani salak. Dirinya juga berharap salak di Jogja menjadi buah tangan bagi wisatawan yang datang.

Mohammad Sulkhi Mubarok menunjukkan olahan salak berbentuk pie bernama Paidjo ditemui wartawan di kediamannya, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Sabtu (2/10/2021). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]
Mohammad Sulkhi Mubarok menunjukkan olahan salak berbentuk pie bernama Paidjo ditemui wartawan di kediamannya, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Sabtu (2/10/2021). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

“Jadi ada opsi lain selain bakpia. Jogja terutama di Sleman kan punya salak, maka buah atau olahan salak ini bisa menjadi salah satu oleh-oleh khas Jogja ke depan,” terang Mubarok.

Usaha Paidjo miliknya masih terdaftar sebagai UMKM. Dalam sehari dirinya bisa membuat 15-20 pcs pie salak.

Selain pie salak, ada varian pie lainnya yang ditawarkan, seperti pie pisang almond dengan taburan keju, ada juga pie nanas. Mubarok menjual dengan harga mulai Rp45-49 ribu.

“Ya sekarang masih home industri, saya optimistis usaha ini bisa menjadi besar. Memang perlu lebih banyak daya serap Salak untuk produksinya. Tapi saya yakin ini bisa berkembang karena tujuannya memang baik ke depan karena untuk mendukung kearifan lokal juga,” ujar Mubarok.

Baca Juga:Bupati Sleman Minta Tambahan Vaksin Untuk Mahasiswa Luar Daerah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak