Sebenarnya, lanjut dia, semua objek wisata di Kabupaten Bantul telah dibuka paska penurunan level PPKM dari Level 3 ke level 2. Hal tersebut sesuai dengan instruksi bupati. Karena pada dasarnya semua objek wisata masih dalam taraf ujicoba.
Ia mengakui jika kendala yang dihadapi saat ini memang masih berkaitan dengan penerapan aplikasi PeduliLindungi di mana ada beberapa titik destinasi wisata yang masuk dalam area blank spot. Solusinya memang cukup menunjukkan kartu vaksin.
Di samping itu, meski sudah taraf ujicoba namun lelaki yang akrab dipanggil Ipung tersebut mengakui jika belum semua objek wisata di Bantul mengantongi sertifikati CHSE. Saat ini baru 9 destinasi di Bantul yang mengantongi CHSE.
"Lainnya itu menunggu. Kami sudah mengajukan ada 53 destinasi untuk mendapatkan sertifikat CHSE, tetapi prosesnya masih menunggu,"kata dia.
Baca Juga:Belum Ada Instruksi Resmi, Pengelola Wisata di Bantul Urung Berani Buka
Kontributor : Julianto