Tekan Kasus DBD, Pemkab Bantul Kerja Sama Nyamuk Wolbachia dengan UGM

Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharja mengatakan, hingga sekarang kasus DBD di Bumi Projotamansari mencapai 166 kasus.

Eleonora PEW | Rahmat jiwandono
Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:53 WIB
Tekan Kasus DBD, Pemkab Bantul Kerja Sama Nyamuk Wolbachia dengan UGM
Wakil Bupati Bantul Joko Budi Purnomo (kiri) bersama Epidemiolog UGM dr Riris Andono Ahmad memegang wadah berisi nyamuk wolbachia di Ros In Hotel, Kamis (21/10/2021). - (SuaraJogja.id/HO-Humas Pemkab Bantul)

SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) guna menanggulangi demam berdarah dengue (DBD). Upaya yang dilakukan yakni meluncurkan program Wolbachia Wis Masuk Bantul atau disingkat Wow Mantul di Ros In Hotel, Kamis (21/10/2021).

Metode Wolbachia adalah metode alami menggunakan bakteri wolbachia. Di mana bakteri Wolbachia mampu menghentikan replikasi virus dengue.

Artinya apabila nyamuk menghisap darah yang mengandung virus dengue, virus tersebut tidak dapat menggandakan diri di dalam tubuh nyamuk. Dampaknya, virus dengue tidak bisa ditularkan ke orang lain.

Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharja mengatakan, hingga sekarang kasus DBD di Bumi Projotamansari mencapai 166 kasus.

Baca Juga:10 Ribu Nasabah di DIY Kena Tipu Koperasi Simpan Pinjam dan 4 Berita SuaraJogja

"Meski angka DBD di Bantul masih jauh di bawah angka rata-rata nasional pada 2020 mencapai 129/100 ribu penduduk. Namun kami tidak boleh tinggal diam," ujar Agus.

Upaya yang telah dilakukan adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan pengasapan (fogging) di area penanggulangan DBD secara tepat.

Wakil Bupati Bantul Joko Budi Purnomo mengapresiasi atas terlaksananya kerjasama ini. Khususnya Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM. Ia berharap dengan adanya program tersebut dapat menekan kasus DBD secara signifikan.

"Sehingga tidak ada lagi orang yang meninggal akibat DBD yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti," tuturnya.

Untuk itu, katanya, pihaknya mendorong camat, lurah, hingga PKK bersinergi membangun sebuah kebersamaan untuk mensukseskan program ini.

Baca Juga:Beri Catatan Tujuh Tahun Pemerintahan Jokowi, Pukat UGM: Tak Ada Komitmen Berantas Korupsi

"Saya mau program ini benar-benar dilakukan dan ditindaklanjuti secara nyata sampai ke level bawah. Jangan sampai berhenti di sini saja," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak