Kingdom Plantae dipecah dalam dua kelompok, yakni tumbuhan yang tidak berpembuluh, seperti lumut, serta tumbuhan berpembuluh, seperti tumbuhan paku dan tumbuhan berbiji.
Kingdom Animalia merupakan kelompok hewan yang hidup dengan cara memakan makhluk hidup lainnya. Kingdom Animalia dipecah dalam dua kelompok, yakni hewan tidak bertulang belakang atau avertebrata dan hewan bertulang belakang atau vertebrata.
Hewan avertebrata terdiri dari hewan berpori (spongilla), hewan berongga (ubur-ubur), vermes (cacing), Mollusca (cumi-cumi, gurita, siput), Arthropoda (kalajengking, lipan). Hewan Vertebrata terdiri dari kelompok Pisces (ikan), Amphibia (katak), reptilia (ular, buaya), Aves (burung, ayam), dan mamalia (sapi, kambing orangutan).
Baca Juga:Biasa Dijadikan Bahan Makanan Berkuah, Ini 5 Manfaat Jamur Enoki
Klasifikasi Makhluk Hidup 3 Domain 6 Kingdom
Klasifikasi makhluk hidup 3 Domain 6 kingdom dikemukakan Carl Woese pada tahun 1909. Sistem ini sejatinya mirip dengan klasifikasi makhluk hidup 5 kingdom. Bedanya, pada kelompok Kingdom Monera, sistem ini membagi menjadi dua, yakni Eubacteria dan Archaebacteria.
6 kingdom tersebut dimasukkan dalam 3 domain. Domain Bacteria berisi Kingdom Eubacteria, Domain Archaea berisi Kingdom Archaebacteria dan Domain Eukarya berisi kingdom animalia, plantae, protista dan jamur atau fungi.
Demikian pembahasan mengenai klasifikasi makhluk hidup. Semoga bisa bermanfaat dalam menambah ilmu tentang tumbuhan dan hewan.
Kontributor : Lukman Hakim
Baca Juga:Kingdom Protista: Organisme Segudang Manfaat yang Perlu Diwaspadai