Contoh Kalimat Pasif, Wajib Tahu Saat Belajar Bahasa Indonesia!

Sebuah kalimat dikatakan pasif karena subjeknya pasif tidak melakukan pekerjaan, justru dikenai pekerjaan.

Risna Halidi
Jum'at, 12 November 2021 | 13:37 WIB
Contoh Kalimat Pasif, Wajib Tahu Saat Belajar Bahasa Indonesia!
ikon bahasa

2. Subjek tidak melakukan tindakan secara langsung
Dalam kalimat pasif, subjeknya berubah menjadi pihak yang dikenakan suatu tindakan. Posisi subjek dalam kalimat pasif adalah objek dalam kalimat aktif. Begitu juga sebaliknya.

3. Mempunyai kata ganti yang bisa menunjukkan suatu kepunyaan
Kata ganti yang menunjukkan kepunyaan, baik orang pertama, kedua atau ketiga disebut pronomina persona. Dalam pembentukan kalimat, pronomina persona bisa bergabung dengan subjek atau objek dan predikat dengan objek.

Jika pronomina persona bergabung dengan predikat dan objek, bisa dipastikan kalimat tersebut termasuk dalam kalimat pasif.

Pada kalimat pasif biasanya pada bagian objek ditandai dengan adanya kata “oleh" atau “dengan”, tapi tidak begitu berpengaruh. Karena, ada tidaknya kata itu tidak merubah makna dari kalimat pasif.

Baca Juga:Terapkan 3 Tips Ini untuk Mengembalikan Mood Belajar!

Berdasarkan predikat dan objeknya, kalimat pasif terbagi menjadi empat, yakni:

1. Kalimat Pasif Transitif
Kalimat ini tersusun dari rangkaian antar subjek-predikat-objek dengan diikuti oleh kata keterangan atau kata pelengkap. Jika tidak ada kata pelengkap tidak masalah, karena sudah terangkai menjadi kalimat yang utuh.

Contoh:

  • Mobil telah diperbaiki Ayah
  • Pisang itu dimakan monyet yang kelaparan

2. Kalimat Pasif Intransitif
Kalimat ini tidak dilengkapi oleh objek. Posisi objek digantikan oleh kata keterangan atau kata pelengkap. Pola yang terbentuk menjadi subjek-predikat-kata keterangan atau subjek-predikat-kata pelengkap.

Contoh:

Baca Juga:15 Ucapan Anniversary buat Pacar Tersayang, Sentuh Hatinya di Momen Bahagia

  • Baju itu terkena tinta kemarin sore
  • Kucing itu terkurung di dalam kandang

3. Kalimat Pasif Tindakan
Di dalam kalimat ini, predikat berperan sebagai bentuk aktivitas atau tindakan tertentu. Imbuhan bisa ditambahkan pada predikatnya dalam bentuk di atau dalam bentuk di-kan, tergantung kalimat yang akan dirangkai.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak