facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Libatkan Karyawan dengan Driver Ojol, Kerusuhan di Mie Gacoan Kotabaru Diselesaikan Damai

Eleonora PEW | Rahmat jiwandono Minggu, 14 November 2021 | 14:49 WIB

Libatkan Karyawan dengan Driver Ojol, Kerusuhan di Mie Gacoan Kotabaru Diselesaikan Damai
Garis polisi terpasang di Mie Gacoan, Kota Baru, Kemantren Gondokusuman, Kota Jogja pada Minggu (14/11/2021). - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

Kedua belah pihak sudah sepakat damai walau ada barang yang rusak.

SuaraJogja.id - Insiden keributan antara driver ojek online (ojol) dengan karyawan Mie Gacoan di Kotabaru, Gondokusuman, Kota Jogja pada Sabtu (13/11/2021) berakhir damai. Kedua belah pihak sepakat untuk damai setelah melakukan mediasi.

"Masalahnya sudah diselesaikan secara kekeluargaan atau restorasi justice karena dari pihak restoran juga telah menerima bahwa kerusakan barang atau peralatan wajar karena kan ada luapan emosi ya kemarin. Biasa itu emosi dari simpatisan pihak ojolnya. Jadi masalahnya sudah selesai," ungkap Kapolsek Gondokusuman AKP Surahman, Minggu (14/11/2021).

AKP Surahman menyampaikan, kedua belah pihak sudah sepakat damai walau ada barang yang rusak. Manajemen Mie Gacoan menerima konsekuensi atas rusaknya barang-barang tersebuts ebagai bentuk ketidakpuasan dari pelanggan.

"Artinya ada solusi yang sama-sama baik antara driver ojol dan manajemen restoran," papar dia.

Baca Juga: Viral Driver Ojol Geruduk Mie Gacoan di Kota Baru, Begini Kronologinya

Menurutnya, video terkait dengan kericuhan itu yang viral di media sosial yang mana terjadi kesalahan dengan pesanan. Kemudian dari manajemen Mie Gacoan mengganti makannnya.

Itu diduga membuat driver ojol yang sudah menunggu lama menjadi kesal. Lalu ada yang menendang kursi dan juga suara atau perkataan yang tidak pantas dan terjadi kesalahan pahamam.

"Tapi memang tidak ada kekerasan fisik saat insiden itu, hanya masalah ringan saja, tapi karena di sosial media makanya heboh," jelasnya.

Perihal penutupan Mie Gacoan, katanya, memang belum operasi lagi. Pasalnya, warung Mie Gacoan masih dalam proses pembenahan. 

"Kami dengan muspika untuk sementara sambil berbenah masih ditutup dulu. Makanya jangan sampai frontal menutup, tapi kesalahan atau insindennya hanya kecil saja. Salahnya kan di manajemen atau pelayanan saat beroperasional," ujarnya.

Baca Juga: Berbagi Sembako untuk Driver Ojol, Warganet: Teruntuk Anaknya, Jangan Marahi Bapakmu Ya

Terdapat tiga poin yang telah disepakati antara kedua pihak yaitu sebanyak enam karyawan Mie Gacoan dinonaktifkan, Mie Gacoan Kotabaru ditutup hingga waktu yang belum ditentukan, dan pihak restoran akan melaporkan enam terduga pelaku perusakan ke Polsek Gondokusuman untuk proses hukum. 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait