Omicron Masuk Indonesia, Dinkes Kota Yogyakarta Bakal Skrining Pelaku Perjalanan Pakai WGS

Kepala Dinkes Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani mengatakan bahwa dengan alat WGS nantinya akan mengetahui jenis Covid-19 yang diderita oleh pasien.

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Selasa, 28 Desember 2021 | 15:50 WIB
Omicron Masuk Indonesia, Dinkes Kota Yogyakarta Bakal Skrining Pelaku Perjalanan Pakai WGS
Boneka buatan tangan bergambar COVID-19 varian Omicron terlihat di sebuah kios di Managua, Nikaragua, pada (27/12/2021). [OSWALDO RIVAS / AFP]

SuaraJogja.id - Mencegah terjadinya penularan Covid-19 varian Omicron yang sudah masuk ke Indonesia, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta akan memeriksa setiap pelaku perjalanan luar negeri dan juga warga terindikasi Covid-19 dengan Whole Genum Sequecing (WGS) dan juga tes swab PCR.

Kepala Dinkes Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani mengatakan bahwa dengan alat WGS nantinya akan mengetahui jenis Covid-19 yang diderita oleh pasien.

"Kami akan memeriksa pelaku perjalanan luar kota dan luar negeri yang ke Jogja dengan PCR apakah sehat atau sakit dan terindikasi Covid-19. Setelah itu juga menggunakan WGS, apakah jenis Covid-19 itu Omicron atau Delta," ujar Emma dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (28/12/2021).

Pihaknya menekankan kepada pencegahan dan juga ketaatan warga melakukan protokol kesehatan (prokes). Namun untuk pembatasan warga yang datang ke Jogja diserahkan pada OPD lain.

Baca Juga:Terima 28 Ribu Dosis Moderna, Dinkes Kota Yogyakarta masih Jadwalkan Distribusinya

"Kalau kami tentu yang menyiapkan dan mencari tahu kondisi pelaku perjalanan yang datang ke Jogja. Jika ada pembatasan perjalanan itu sudah OPD lain. Nantinya kami tetap mengawasi pelaku perjalanan itu, terutama yang dari luar negeri," katanya.

Di samping itu, pihaknya segera mengaktifkan selter untuk isolasi warga yang datang dari luar negeri. Warga dilarang untuk berada atau isolasi di rumah masing-masing.

"Isolasi terpadu (isoter) disiapkan lagi, mereka juga harus disiplin karantina ketika dari luar negeri," kata dia.

Hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan adanya varian Omicron yang masuk ke Kota Jogja.

"Sampel yang suspect Covid-19 ini kami kirim ke Lab milik Dinkes DIY. Harapannya tidak ada Covid-19 varian Omicron di Jogja," jelasnya.

Baca Juga:Geger Ibu Melahirkan di Dekat ATM, Dinkes Kota Yogyakarta Ungkap Kronologinya

Dinkes Kota Yogyakarta juga mengejar herd immunity, atau kekebalan imunitas masyarakat Jogja dengan akselerasi vaksinasi baik anak dan dewasa.

"Lansia, anak dan vaksinasi booster (dosis ketiga) yang kami percepat. Kalau anak (6-11 tahun) sudah 12 ribu per Selasa [28/12/2021]," kata Emma.

Antisipasi lain, pihaknya juga menyiapkan kebutuhan oksigen termasuk obat-obatan bagi pasien jika terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Jogja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak