"Kita punya waktu terbatas, harus syuting dalam batas waktu. Alasan saya selalu bawa sapu adalam karena saya harus menghapus jejak kaki aktor-aktor lain karena kami hanya perlu jejak astronaut, bukan jejak aktor," kata Jung Woo-sung tentang sapu yang jarang lepas dari tangannya.
Kadang kala, di tengah syuting, kru atau staf akan ikut masuk ke lokasi syuting dan menciptakan jejak-jejak kaki di permukaan. Sang produser secara sigap langsung menghapus jejak itu agar syuting bisa kembali dilanjutkan secepat mungkin.
"Saya kira saya memang harus melakukannya karena saya tahu semua urutannya, jadi saya tahu kapan dan dimana harus menyapu."
Sebagai produser, dia belajar banyak pengalaman berharga, mulai dari mengawasi produksi, lokasi syuting dan tetek bengek lain demi memastikan proses berlangsung lancar.
Baca Juga:Sinopsis The Silent Sea, Gong Yoo Dikirim ke Bulan untuk Jalani Misi Berbahaya
Dikutip dari Korea Times, Jung Woo-sung debut sebagai produser sejak 2016 lewat film romantis "Remember You". Saat itu, dia juga bertindak sebagai pemeran utama. Kali ini, dia bisa betul-betul melihat segala sesuatu dari perspektif orang ketiga. Dia bisa mundur sejenak dan melihat proyek ini secara keseluruhan.
"Semua tentang film ini sangat baru. Tak banyak film yang berkisah tentang bulan. Jadi sulit mencari banyak referensi terkait aspek teknis produksi... Menghidupkan skenario ini juga tantangan, kami seperti mulai dari awal. Rasanya menegangkan tapi juga seru ketika melakukan hal baru."
"The Silent Sea" merupakan hasil adaptasi dari film pendek sutradara Choi Hang-yong berjudul The Sea of Tranquility yang dibuat sebagai karya kelulusannya dari kampus. Drama ini dibintangi oleh aktor ternama seperti Gong Yoo dan Bae Doona, Lee Joon serta Kim Sun-young.
Melihat proses para aktor menciptakan karakter mereka dari sudut pandang orang ketiga terasa menarik bagi Jung Woo-sung.
"Ini membuat saya makin menyukai profesi aktor," katanya.
Baca Juga:Tak Sabar! The Silent Sea, Drama Comeback Gong Yoo Segera Tayang
Sebelum "The Silent Sea", dunia sudah tergila-gila dengan kepopuleran "Squid Game" yang tayang beberapa waktu lalu. Sang produser mengaku tertekan karena harus bisa menyaingi standard yang telah ditetapkan oleh drama tersebut.