facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mulai Jualan di Teras Malioboro II, Wawan Mengaku Sudah Kantongi Rp300 Ribu

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora Rabu, 02 Februari 2022 | 13:32 WIB

Mulai Jualan di Teras Malioboro II, Wawan Mengaku Sudah Kantongi Rp300 Ribu
Pedagang baju dan batik Wawan Yudiana melayani pelanggan yang berbelanja di Teras Malioboro II, Kota Jogja, Rabu (2/2/2022). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

PKL Malioboro sudah mulai berjualan di Teras Malioboro

SuaraJogja.id - PKL Malioboro mulai menempati selter sementara yang ada di Teras Malioboro II atau utara Kantor DPRD DIY. Meski masih beradaptasi, sudah ada sedikit pendapatan yang mereka terima. 

Hal itu diakui salah seorang Pedagang Pakaian Daster dan Batik, Wawan Yudiana. Pria 37 tahun yang membuka lapak jualan sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.30 WIB ini, sudah didatangi tiga pelanggan. 

"Tadi sudah ada 3 orang yang datang. Sempat menawar juga tapi saya bilang baru ditempat baru, jadi harganya pas. Ya alhamdulilah tadi dapat Rp300 ribu," ujar Wawan ditemui Suarajogja.id, Rabu (2/2/2022). 

Wawan mengatakan bahwa memang kondisi Teras Malioboro II cukup sepi. Sebab, belum semua pedagang memindahkan gerobaknya ke dalam sentra jual beli itu. 

Baca Juga: PKL Malioboro Segera Direlokasi, Pemkot Jogja Janjikan Tambah Fasilitas Teras Malioboro II

"Mungkin karena masih sedikit ya pedagangnya, jadi wisatawan hanya menemukan 1-2 penjual saja yang baru membuka lapak. Makanya saingannya juga sedikit," celetuk Wawan.

Ia melanjutkan, dirinya masih berusaha beradaptasi dengan lokasi baru. Mengingat luas lapak yang disediakan sangat kecil dibanding lokasi yang lama. 

"Kalau membandingkan dengan yang dulu,masih luas lapak yang lama, kalau yang baru ini tidak bisa total menggelar gerobak, ukurannya 1×1,2 meter," kata dia. 

Wawan juga mengeluh tidak bisa mendisplay seluruh daster jualannya. Mau tidak mau hanya digantung di gerobak tempatnya jualan. 

"Sudah diberi tempat seperti ini saya bersyukur saja. Harapannya benar bisa meningkatkan pendapatan jualan," ujar Wawan yang sebelumnya berjualan di depan apotek Kimia Farma Malioboro. 

Baca Juga: PKL Malioboro Pindah ke Teras Malioboro

Berbeda dengan Wawan, Surtini belum mendapat pelanggan sejak memulai jualan di tempat baru ini. Dia meyakini pembeli akan datang seiring dirinya pindah di lokasi itu. 

"Ya tetap menunggu dulu hasilnya. Pasti perlu waktu kan? . Harapan saya bisa segera kembali mendapat hasil yang baik," terang Surtini. 

Terpisah, Ketua PPKLY, Wawan Suhendra menyebutkan bahwa Pemkot meminta pemindahan pedagang ke lokasi baru dimulai 1 Februari kemarin. Namun pemindahan itu dianggap tak sesuai kesepakatan dan pemerintah ingkar janji. 

"Jadi mereka itu ngomongnya tidak konsisten begitu lho. Jadi tidak jelas. Itu yang membuat kami kecewa. Tapi akhirnya pedagang mulai menempati lapak barunya," ujar dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait