Sebanyak 14 Rumah di Bantul Rusak Akibat Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Kerugian Mencapai Puluhan Juta

Sejumlah wilayah di Bantul mengalami kerusakan usai dihantam angin kencang

Galih Priatmojo | Rahmat jiwandono
Rabu, 02 Februari 2022 | 20:35 WIB
Sebanyak 14 Rumah di Bantul Rusak Akibat Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Kerugian Mencapai Puluhan Juta
Sebuah mobil tertimpa pohon akibat hujan dan angin kencang yang terjadi di Kabupaten Bantul pada Rabu (2/2/2022). (SuaraJogja.id/HO-BPBD Bantul)

SuaraJogja.id - Hujan disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Bantul pada Rabu (2/2/2022) pukul 13:00 WIB. Adapun dampak dari kejadian ini ialah pohon tumbang terjadi di 22 lokasi.

"Dampak langsung angin kencang ada di empat lokasi. Kejadian tersebut tersebar di tiga kapanewon yang meliputi tujuh kalurahan," ungkap Manajer Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul Aka Lukluk Firmansyah kepada SuaraJogja.id.

Lebih jauh Aka merincikan ketiga kapanewon yang terdampak yakni Banguntapan meliputi Kalurahan Baturetno tercatat ada enam lokasi, banguntapan ada tiga lokasi, potorono satu lokasi.

"Di Kapanewon Kasihan yang terdampak yaitu  Bangunjiwo satu lokasi, Tirtonirmolo satu lokasi, dan Tamantirto 13 lokasi. Untuk Kapanewon Bantul, tepatnya di Palbapang ada satu lokasi," ujarnya.

Baca Juga:Dalami Kasus Bakso Ayam Tiren di Bantul, Polisi Buru Pemasoknya

Adapun dampak cuaca ekstrim secara rinci adalah sebagai berikut 14 rumah rusak, enam akses jalan tertutup, enam tempat usaha, dua jaringan PLN, dan satu tempat ibadah," ujarnya.

Dikatakannya, estimasi kerusakan yang diakibatkan kejadian cuaca ekstrim tersebut kurang lebih Rp62.825.000.

"Ini data yang kami himpun sampai pukul 18.00 WIB," jelasnya.

Kepala Pelaksana BPBD Bantul Agus Yuli Herwanta menambahkan, ia meminta pihak terkait untuk mengecek baliho-baliho secara rutin supaya tidak membahayakan.

“Baliho juga harus dicek. Baliho yang karatan itu juga harus segera diganti, diperbaiki atau dipelihara,” tuturnya.

Baca Juga:Tercebur ke Dalam Sumur, Seorang Perempuan Asal Pandak Bantul Ditemukan Tewas

Agus juga meminta masyarakat memeriksa atap rumah maupun pohon. Bila pohonnya memang sudah tinggi sebaiknya dipotong.

“Atap rumah maupun pohon harus selalu dicek kondisinya," katanya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau pengendara tidak berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan angin. Pasalnya, menurut perkiraan BMKG, musim hujan di DIY berlangsung hingga Mei 2022.

"Jadi sampai Mei besok kita akan menghadapi hujan dan angin kencang," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak