Potensi Banjir Lahar Merapi, BPBD Sleman: Lihat Situasi Jangan Memaksakan Kehendak

Belum lagi saat ini ancaman puncak musim hujan yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem.

Eleonora PEW | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 04 Februari 2022 | 12:36 WIB
Potensi Banjir Lahar Merapi, BPBD Sleman: Lihat Situasi Jangan Memaksakan Kehendak
Puluhan truk terjebak banjir lahar hujan di Sungai Boyong, Kamis (3/2/2022). - (SuaraJogja.id/HO-BPBD Sleman)

Sebelumnya diberitakan sebanyak 20 lebih truk tambang terjebak banjir lahar di aliran Sungai Boyong, Kamis (3/2/2022) siang. Sejauh ini belum ada laporan terkait korban jiwa atas peristiwa tersebut.

Hal itu diakibatkan oleh hujan dengan intensitas tinggi di lereng atas Merapi. Sehingga menyebabkan aliran banjir lahar dingin cukup besar di Sungai Boyong.

Sementara itu, aktivitas Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah masih terus berlangsung. Meskipun belum ada lagi awan panas yang kembali muncul, guguran lava dan kegempaan masih terus terjadi.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, mengatakan dalam periode pengamatan Jumat (4/2/2021) pukul 00.00 WIB - 06.00 WIB aktivitas Merapi cukup landai. Hal itu terpantau dari intensitas guguran lava yang diluncurkan.

Baca Juga:Publik Syok Darius Sinathrya Barbar Cuitkan Suara Hubungan Intim, Rekonstruksi Tawuran di Jogja

"Teramati guguran lava pijar 5 kali jarak luncur maksimum 1.300 meter ke arah barat daya," kata Hanik dalam keterangan tertulisnya.

Aktivitas kegempaan juga masih terus terjadi dari Gunung Merapi dalam periode tersebut. Kegempaan itu berasal dari kegempaan guguran sebanyak 39 kali, hybrid atau fase banyak 1 kali dan hembusan ada 3 kali.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km. Lalu untuk Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Baca Juga:24 Truk Terjebak Banjir Lahar Gunung Merapi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak