Anak yang Tega Jual Perabotan Diciduk Lagi, Dulu Ibunya Maafkan karena Saran Bupati

Pakde dari Dwi, Warsito, menuturkan, Dwi kecil sebenarnya sudah gemar berutang.

Eleonora PEW
Sabtu, 12 Februari 2022 | 19:38 WIB
Anak yang Tega Jual Perabotan Diciduk Lagi, Dulu Ibunya Maafkan karena Saran Bupati
Unggahan remaja yang dipolisikan ibu karena jual perabot rumah [ist]

Kanit Reskrim Polsek Pundong, Ipda Heru Pracoyo ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Dwi kini sudah dibawa ke Mapolres Bantul karena laporannya ke Polres Bantul. Dwi dibawa ke Polres Bantul untuk menjalani pemeriksaan.

"Betul (ditangkap), sekarang ada di Polres," kata dia.

Sejak Kecil Sudah Berperilaku Buruk

Kenakalan Dwi Rahayu Saputro bukan kali ini saja. Ternyata Dwi sudah nakal ketika masih kecil. Hal tersebut juga karena perangai ayahnya yang memang juga seorang preman kampung dan pernah berurusan dengan polisi.

Baca Juga:Tertinggi sejak Muncul Omicron, Bantul Tambah 206 Kasus Covid-19

Pakde dari Dwi, Warsito, menuturkan, Dwi kecil sebenarnya sudah gemar berutang. Bahkan tak jarang meminta barang di warung atau penjual dan tukang kredit yang ditemui di jalan. Dwi mengambil barang begitu saja tanpa membayar.

"Nah kalau ditagih ke rumahnya, bapaknya yang keluar sambil bawa pedang," ujar Warsito.

Warsito menambahkan, kebiasaan kecil Dwi yang selalu dilindungi ayahnya meskipun salah nampaknya terus terbawa hingga dewasa. Bahkan ketika ayahnya meninggal, yang menjadi sasaran adalah ibunya sendiri, Paliyem. Dwi sudah sangat sering melakukan penganiayaan terhadap Paliyem.

Sebenarnya, jiwa sosial Dwi cukup baik di masyarakat. Dwi aktif ikut kegiatan sosial seperti kerja bhakti ataupun kegiatan karangtaruna. Hanya saja Dwi akan berubah arogan kepada ibunya ketika tengah membutuhkan uang. Tak jarang Dwi main tangan kepada wanita yang telah melahirkannya.

Kontributor : Julianto

Baca Juga:Selang 3 Hari, Densus 88 Kembali Tangkap 2 Terduga Teroris di Sewon Bantul

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak