"Sebatas itu mampu untuk tempatnya ya tidak masalah, setelah itu kami koordinasi dengan kalurahan bersangkutan. Kami siap, tidak ada masalah," terangnya.
Suroto menuturkan, di Glagaharjo, bangunan sekolah dasar (SD) yang berada dekat kantor kalurahan, akan kembali digunakan menjadi barak pengungsian, bila erupsi Merapi berkelanjutan dan warga terdampak harus dievakuasi.
Barak lainnya yang akan digunakan oleh kalurahan, yakni bangunan SD di Padukuhan Gading, serta bangunan SD di wilayah Srunen.
"Kami juga berkomunikasi dengan kepala SD Srunen, malau Merapi suatu saat seperti ini ataupun erupsi, ya saya titip ternak di lapangan, SD juga siap," tutur Suroto.
Baca Juga:Antisipasi Erupsi Susulan Merapi, Cangkringan Siapkan Lima Barak Pengungsian
Kontributor : Uli Febriarni