"Karena kondisi sudah penuh, kalau ada APG lagi bisa lebih jauh," ucapnya.
Bukan hanya lokasi tambang, jalur menuju destinasi yang berada 5 Km dari puncak, seperti Bunker Kaliadem, Klangon sudah ditutup untuk keselamatan semua pihak.
Makwan menyebut, saat ini alur material Merapi masih melewati jalurnya, tidak menyebar. Karena sifat erupsi yang efusif.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan, antisipasi masyarakat dan Pemkab Sleman dalam menghadapi potensi erupsi susulan Gunung Merapi pasca mengeluarkan awan panas guguran sejauh lima kilometer kemarin, sudah siap. Termasuk obat-obatan dan kebutuhan logistik.
Baca Juga:Antisipasi Erupsi Susulan Merapi, Cangkringan Siapkan Lima Barak Pengungsian
Kustini mengungkapkan, barak pengungsian lengkap dengan sarana dan prasarana yang berada di seputar Lereng Gunung Merapi telah disiapkan.
"Harapan, saya tidak digunakan. Tapi bilamana digunakan maka sudah dalam kondisi siap. Total semua barak siap. Jika erupsi besar warga siap dievakuasi," kata dia.
Panewu Cangkringan Djaka Sumarsana menyatakan, di Cangkringan ada lima barak pengungsian yang siap digunakan apabila terjadi erupsi susulan Gunung Merapi.
Barak tersebut berada di lima Kalurahan. Semuanya telah dicek dan dalam kondisi siap.
Barak Perbatasan Siap Terima Pengungsi Lintas Daerah
Baca Juga:Keluarkan Awan Panas Guguran, BPPTKG Pastikan Gunung Merapi Belum Membahayakan Penduduk
Lurah Glagaharjo Suroto mengungkap, pihaknya tak menutup kemungkinan, bila barak yang berada di Glagaharjo, akan ditumpangi oleh warga dari berbeda kalurahan maupun daerah lain, untuk mengungsi.