Dua Bocah Gunungkidul Hanyut, Warga Grobogan Diimbau Tak Main di Sungai Saat Musim Hujan

Warga yang memiliki anak kecil tidak membiarkan anaknya bermain di wilayah aliran sungai karena membahayakan.

Eleonora PEW
Minggu, 13 Maret 2022 | 13:00 WIB
Dua Bocah Gunungkidul Hanyut, Warga Grobogan Diimbau Tak Main di Sungai Saat Musim Hujan
Ilustrasi tenggelam - (Unsplash/@greystorm)

SuaraJogja.id - Masayrakat Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah diimbau oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk tidak mengizinkan anaknya bermain di sungai saat musim hujan. Imbauan ini diberikan supaya tidak ada lagi kejadian anak tenggelam di sungai.

"Kami sudah membuat video soal kewaspadaan saat musim hujan yang sudah dibagikan kepada masyarakat dengan harapan kasus anak tenggelam di sungai tidak muncul lagi," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan Endang Sulistyoningsih di Grobogan, Sabtu.

Apalagi, kata dia, kondisi saat ini terkait dengan hidrometeorologi dan wilayah Kabupaten Grobogan yang dikelilingi sungai-sungai besar.

Dia mengatakan tidak ada yang bisa memprediksi ketika aliran air sungai bagian hilir cukup tenang, tiba-tiba di bagian hulu hujan deras sehingga arus air sungai pun bisa melonjak menjadi deras.

Baca Juga:Ratusan Warga Korban Angin Kencang di Paliyan Mengungsi, Posko Kesulitan Minyak Goreng

Untuk itulah, warga yang memiliki anak kecil tidak membiarkan anaknya bermain di wilayah aliran sungai karena membahayakan.

Kasus terbaru anak tenggelam dan hanyut di sungai pada Selasa (8/3), pukul 08.00 WIB dua anak saat bermain di saluran pembuangan yang mengalir ke Sungai Tuntang di Desa Kemiri, Kecamatan Gubug, Grobogan.

Pencarian kedua korban yang merupakan warga Desa Gari, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta datang ke Grobogan bersama orang tuanya untuk mengunjungi neneknya yang sedang sakit di Desa Kemiri.

Korban bermain dan berenang bersama teman-temannya yang berjumlah delapan orang di saluran pembuangan yang mengalir ke Sungai Tuntang. Kedua korban tenggelam dan terbawa arus hingga masuk Sungai Tuntang. Kedua korban ditemukan pada Jumat (11/3), antara pukul 10.00-10.30 WIB dalam kondisi meninggal.

Sebelumnya, juga ada dua korban tenggelam di Sungai Serang, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, saat mencari ikan pada Minggu (6/3). Keduanya juga ditemukan dalam kondisi meninggal karena awal mencari ikan arusnya tenang, tiba-tiba arus berubah menjadi deras. [ANTARA]

Baca Juga:Gunungkidul Kembali Disapu Angin Kencang, Ratusan Rumah di Paliyan Rusak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak