facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

4 Hal yang Sering Dilakukan Netizen +62 Setiap Timnas Indonesia Kalah

Galih Priatmojo Sabtu, 21 Mei 2022 | 20:15 WIB

4 Hal yang Sering Dilakukan Netizen +62 Setiap Timnas Indonesia Kalah
4 Hal yang Sering Dilakukan Netizen +62 Setiap Timnas Indonesia Kalah/PSSI

Setiap Timnas Indonesia alami kekalahan, netizen +62 kerap menyerang Instagram wasit dan pemain, terkadang juga salahkan pelatih dan federasi.

SuaraJogja.id - Setiap kali Timnas Indonesia alami kekalahan, terdapat empat hal yang kerap dilakukan oleh netizen +62. Empat hal tersebut selalu menjadi sasaran empuk untuk diserang dan dijadikan kambing hitam atas kekalahan Timnas.

Biasanya setiap Indonesia alami kekalahan, netizen tidak segan-segan untuk menyerang empat objek ini, di antaranya Instagram wasit dan pemain kadang juga menyalahkan pelatih atau federasi. Empat hal tersebut kerap menjadi sasaran utama setiap kali Timnas Indonesia kalah dalam sebuah laga yang dijalani. 

Serang Instagram Wasit

Kinerja wasit selalu mendapat perhatian khusus bagi para netizen selama pertandingan berlangsung. Keputusan yang dikeluarkan oleh pengadil lapangan kerap dijadikan bahan perhitungan.  

Baca Juga: Pelatih Malaysia Ngeri dengan Lini Depan Timnas Indonesia U-23, Pusing Pikirkan Strategi

Jika terdapat keputusan yang berbau kontroversial dan merugikan Timnas Indonesia, maka bersiaplah netizen akan kerahkan kekuatannya untuk menyerbu akun media sosial Instagram wasit. Bahkan sebelum pertandingan usai, Instagram wasit sudah diserang oleh netizen. Kemungkinan terburuk adalah akun yang bersangkutan lenyap menghilang.

Serang Instagram Pemain

Menyerang akun Instagram pemain sudah menjadi hal yang biasa dilakukan oleh netizen. Biasanya netizen akan menyerang akun Instagram pemain Indonesia jika performenya dalam pertandingan buruk dan merugikan terhadap tim.

Namun tidak hanya pemain Indonesia yang kemungkinan menjadi sasaran empuk untuk diserang oleh para netizen. Beberapa kali netizen menyerang akun Instagram pemain lawan.

Hal tersebut dilakukan ketika ulah pemain lawan di dalam lapangan tidak disukai oleh netizen. Seperti melakukan pelanggaran keras kepada pemain Indonesia atau kerap memprovokasi pemain timnas sepanjang pertandingan. Maka tak segan-segan netizen akan menyerbu Instagram yang bersangkutan, bahkan akan berdampak pada lenyapnya akun Instagram yang dimilikinya.

Baca Juga: Kalah dari Thailand, Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Pemain Timnas Indonesia U-23 Sempat Kacau

Salahkan Pelatih

Menyalahkan pelatih saat Timnas Indonesia alami kekalahan itu merupakan hal yang wajar dalam sepak bola. Tidak hanya di Indonesia, di luar negeri pun pelatih selalu menjadi sorotan. 

Salahkan Federasi

Federasi kerap menjadi bulan-bulanan netizen Indonesia setiap kali mengalami kekalahan. Netizen selalu menyoroti kinerja federasi dengan kalimat "selama kompetisi buruk Timnas tidak akan pernah juara. Timnas juara lahir dari kompetisi yang sehat".

Seperti yang telah diketahui, hingga saat ini kompetisi di Indonesia masih jauh dari kata baik. Regulasi dan kepemimpinan wasit di lapangan selalu mengecewakan para pecinta sepak bola tanah air. 

Namun patut diapresiasi, kini PSSI selaku federasi sepak bola Indonesia mulai berbenah dan berusaha untuk menciptakan kompetisi yang sehat dan baik.

"Gak salah sih. Harapan kita besar ke sepakbola. Pelatih dan federasi pasti jadi titik kesalahan," ungkap salah seorang netizen.

"Wajar sih, selalu percaya proses ditiap kompetisi tapi gak ada peningkatan prestasi, kemana lagi harus buang unek unek sebel kalo gak ke mereka2 itu," sambung netizen lainnya.

"Kalo gamau di salahin diem kagak usah ngapa²in, kita berharap yg trbaik, kalian kasih yg terlawak tiap taun nya.. gimana kagak kesel .. mikirr," kata netizen yang lain.

Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait