Keributan Pecah di Kawasan Titik Nol Kilometer Jogja, Ini Penjelasan Polisi

"Rombongan motor lewat ada yang membunyikan petasan," ucapnya.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Minggu, 07 Agustus 2022 | 17:46 WIB
Keributan Pecah di Kawasan Titik Nol Kilometer Jogja, Ini Penjelasan Polisi
Tangkapan layar keributan yang terjadi di sekitar Titik Nol Kilometer Jogja, Minggu (7/8/2022). (Twitter/@Upil_Jaran2)

SuaraJogja.id - Sebuah video keributan beredar di media sosial. Diketahui keributan itu terjadi wilayah Kota Yogyakarta tepatnya di sekitar kawasan Titik Nol Kilometer, Gondomanan, Yogyakarta.

Video berdurasi 10 detik yang dibagikan oleh akun Twitter @Upil_Jaran2 tersebut menampilkan keributan antar massa. Tampak beberapa puing bekas aksi saling melempar berserakan di jalanan.

"Ribut wetan 0 Km," tulis akun tersebut.

Menanggapai video keributan yang beredar di media sossial, Kasi Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharjo membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut peristiwa keributan tersebut terjadi pada Sabtu (6/8/2022) malam.

Baca Juga:Peringatan Hari Anti Perdagangan Manusia di Titik Nol Yogyakarta

"Iya benar ada kejadian itu pada Sabtu tengah malam di dekat Bank Indonesia (BI) kemarin," kata Timbul saat dikonfirmasi awak media, Minggu (7/8/2022).

Timbul menuturkan bahwa keributan itu diduga melibatkan rombongan pemotor yang meledakkan petasan di sekitar lokasi kejadian. Sehingga kemudian memancing emosi dari sekelompok orang yang ada di lokasi.

"Rombongan motor lewat ada yang membunyikan petasan," ucapnya.

Namun, kata Timbul, belum dapat dipastikan bahwa petasan itu dibunyikan oleh pemotor atau bukan. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait hal tersebut.

"Namun masih dalam penyelidikan apakah yang membunyikan pemotor atau bukan," lanjutnya.

Baca Juga:Skuter Listrik Dilarang Beroperasi di Kawasan Tugu hingga Titik Nol, Pemkot Jogja Siapkan Jalur di Kotabaru

Disampaikan Timbul, hingga saat ini belum ada yang diamankan atas keributan tersebut. Polisi juga belum memastikan ada atau tidaknya korban luka dalam hal ini.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak