Antisipasi Potensi Kemacetan Saat Tol Jogja Sudah Beroperasi, Ini Langkah Dishub Kota Yogyakarta

Operasional tol Jogja, lanjut dia, akan memberikan dampak positif pada kecepatan waktu tempuh dan biaya

Galih Priatmojo
Senin, 08 Agustus 2022 | 17:27 WIB
Antisipasi Potensi Kemacetan Saat Tol Jogja Sudah Beroperasi, Ini Langkah Dishub Kota Yogyakarta
Warga melintas di salah satu sisi jalan yang akan menjadi ruas jalan tol Jogja-Bawen, Kalurahan Margokaton, Kapanewon Seyegan, Rabu (20/7/2022). (kontributor/uli febriarni)

SuaraJogja.id - Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta memproyeksikan terjadi peningkatan volume kendaraan di wilayah tersebut apabila tol Jogja sudah dioperasionalkan sehingga perlu dilakukan antisipasi sejak dini yang dilakukan secara komprehensif dari berbagai aspek.

"Antisipasi potensi kemacetan tidak bisa dilakukan parsial tetapi harus komprehensif dari berbagai aspek. Dan hal ini tidak bisa jika hanya dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta saja," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif, seperti dikutip dari Antara, Senin (8/8/2022).

Menurut dia, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta sudah menyiapkan antisipasi dari sisi manajemen lalu lintas dan aspek lain sesuai kewenangan perhubungan.

Namun demikian, lanjut dia, manajemen lalu lintas tidak akan bisa menyelesaikan potensi kemacetan yang akan muncul sehingga perlu didukung penataan dari bidang lain.

Baca Juga:Lebih Cepat dari Jadwal, Satpol dan Dishub Kota Yogyakarta Mulai Pasang Rambu Larangan Skuter Listrik di Malioboro

"Misalnya penataan di bidang infrastruktur dan kebijakan-kebijakan lain yang menjadi perhatian bersama dengan Pemerintah DIY hingga pemerintah pusat," katanya.

Ia berharap, pemerintah pusat bisa memberikan perhatian lebih terhadap potensi kemacetan yang akan muncul sehingga bisa dilakukan langkah antisipasi secara komprehensif.

Operasional tol Jogja, lanjut dia, akan memberikan dampak positif pada kecepatan waktu tempuh, biaya yang lebih murah, dan akses keluar-masuk yang cukup banyak yaitu dari Bawen atau Solo.

"Dengan waktu tempuh yang semakin cepat dan biaya yang relatif lebih murah, maka diperkirakan akan ada lebih banyak orang yang datang dengan kendaraan pribadi," katanya.

Peningkatan volume kendaraan membutuhkan peningkatan kapasitas jalan yang memadai. "Tetapi, yang terjadi saat ini adalah kapasitas tetap dan volume kendaraan bertambah," katanya.

Baca Juga:Antisipasi Kepadatan Kendaraan, Dishub Kota Yogyakarta Terapkan Buka Tutup Lalu Lintas di Sejumlah Titik Krusial

Saat ini indeks VCR atau perbandingan antara volume kendaraan dan kapasitas jalan di Kota Yogyakarta rata-rata 0,6 dan akan meningkat mendekati 1 di beberapa ruas jalan pada jam-jam tertentu.

"Saat tol beroperasi secara penuh dan tidak ada penambahan kapasitas jalan, maka dari proyeksi kami akan ada ruas jalan dengan indeks VCR lebih dari 1 atau sudah terjadi kemacetan. Ini yang perlu diantisipasi bersama," katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Yogyakarta Nugroho Nurcahyo juga memperkirakan hal serupa yaitu meningkatnya minat masyarakat datang ke Yogyakarta dengan kendaraan pribadi saat tol beroperasi.

"Dari Jakarta ke Yogyakarta mungkin hanya butuh waktu enam jam. Waktu tempuh ini hampir sama jika naik pesawat. Ke Bandara Soekarno-Hatta dua jam, naik pesawat satu jam dan sekitar 1,5 jam dari Bandara YIA ke Yogyakarta. Jadi, saya kira, akan semakin banyak orang yang datang menggunakan kendaraan pribadi," katanya.

Menurut dia, potensi tersebut perlu dimanfaatkan salah satunya untuk meningkatkan industri pariwisata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak