Ia menegaskan, menyoal menjadi seorang pengusaha yang berhasil, tak ada yang meragukan kualitas lulusan UGM.
Bila Bahlil--menteri sekaligus pemilik 10 perusahaan holding company--yang hanya lulusan universitas kecil bisa mencapai titik seperti sekarang, maka para wisudawan UGM dipastikan bisa melakukannya.
Investasi Serap Banyak Tenaga Kerja
Berpartisipasi meningkatkan jumlah pengusaha di Indonesia yang saat ini hanya sebanyak 3,6% , merupakan upaya menumbuhkan kestabilan ekonomi negara, imbuh Bahlil.
Apalagi mengingat, saat ini investasi di Indonesia sudah merata baik di Jawa maupun luar Pulau Jawa, bahkan mencapai 50%.
Baca Juga:Inilah Kampus yang Memberi Gelar Doktor Honoris Causa Kepada Mohammad Hatta
Sementara penanaman investasi asing juga berasal dari berbagai negara. Sehingga tidak benar bila ada tudingan bahwa investasi terbesar di Indonesia, dikuasai oleh Tiongkok saja.
Bahlil menyebut akan ada lebih banyak lapangan kerja terserap pula ke depan, kala target Presiden RI--terkait investasi Rp1.900 triliun--bisa tergapai.
Karena, pada 2021 saja, kala pihaknya mencapai target lebih dari Rp900 triliun investasi, ada lapangan kerja bagi 1,2 juta orang yang terakomodasi.
Hari ini, kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia, sebesar 5,44% lebih baik ketimbang negara-negara anggota G20. Belum lagi, inflasi diklaim dapat terkendali.
Langkah pemerintah ingin membawa perekonomian Indonesia semakin melesat, telah ditunjukkan pula dengan disetopnya ekspor nikel mentah sejak 2020.
Tujuan setop ekspor barang mentah dikarenakan Indonesia sedang berupaya untuk membangun hilirisasi.