Sebab, kanan dan kiri bangunan Ndalem Mijosastran seluruhnya sudah rata dengan tanah dan hanya tersisa Ndalem Mijosastran.
"Waktu proyek itu sedang melakukan pemadatan, kuat sekali getarannya seperti gempa. Kalau sekarang sedang normal lagi," ungkap Winarno.
Sebelumnya diberitakan, Ndalem Mijosastran merupakan bangunan rumah yang masih berdiri di atas IPL tol Jogja-Bawen.
Ndalem Mijosastran merupakan bangunan bersejarah yang pernah difungsikan sebagai pos Tentara Indonesia. Pada 2015, bangunan ini mendapatkan penghargaan anugerah budaya Pelestarian Cagar Budaya dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Baca Juga:Gedung SD N Banyurejo 1 Bergetar Terdampak Proyek Tol, Pembangunan Gedung Baru Masih Saling Tunggu
Pada 2017,melalui Surat Keputusan Bupati Sleman, No:14.7/Kep.KDH/A/2017 tertanggal 6 Februari 2017 ditetapkan menjadi cagar budaya.
Kontributor : Uli Febriarni