WHO Cabut Status Pandemi, DIY Siapkan Kebijakan Endemi

Menurut Aji, Pemda DIY akan embuat dasar regulasi baru terkait penanganan endemi.

Muhammad Ilham Baktora
Senin, 19 September 2022 | 20:55 WIB
WHO Cabut Status Pandemi, DIY Siapkan Kebijakan Endemi
Sekda DIY, Baskara Aji menyampakan kebijakan masker di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (18/05/2022). [Kontributor / Putu Ayu Palupi]

SuaraJogja.id - Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) sudah memberi sinyal untuk mencabut status pandemi Covid-19 pada akhir 2022 mendatang. Kebijakan tersebut digulirkan karena tanda-tanda berakhirnya pandemi sudah terlihat dengan menurunnya fatalitas kematian serta tingginya pemanfaatan vaksin di dunia.

Menanggapi hal ini, Pemda DIY pun akan menyiapkan kebijakan untuk perubahan pandemi menjadi endemi. Apalagi saat ini kasus Covid-19 di DIY sudah terkendali. Case recovery rate atau tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di DIY pun sudah mencapai 97,11 persen.

"Tren penambahan kasus juga mulai mengalami penurunan," ujar Sekda DIY, Baskara Aji di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (19/9/2022).

Menurut Aji, Pemda DIY akan embuat dasar regulasi baru terkait penanganan endemi. Diantaranya terkait pendanaan penanganan Covid-19 yang selama ini menggunakan Belanja Tak Terduga (BTT).

Baca Juga:Indonesia Canangkan Endemi Covid-19 di Tahun 2022, Pakar Virologi Sebut Jumlah Warga Tervaksinasi Ikut Menentukan

BTT selama pandemi bisa dimanfaatkan untuk mencukupi berbagai keperluan. Mulai dari pembiayaan operasional selter isolasi, vaksinasi Covid-19 hingga pengadaan obat-obatan.

"Nantinya [saat endemi], apa yang harus dilakukan di daerah akan berbeda dengan daerah lain. Bisa jadi kita tidak sama aturannya sebagaimana kita biasa menggunakan Inmendagri. Bisa saja nanti dari Ingub masing-masing," jelasnya.

Aji menyebutkan, saat ini tren penularan Covid-19 di DIY rata-rata 20-30 kasus per hari. Mayoritas pasien yang terinfeksi virus juga hanya mengalami gejala ringan seperti flu biasa atau bahkan tanpa gejala sama sekali.

Hal ini disebabkan kekebalan kelompok terhadap Covid-19 sudah hampir terbentuk. Apalagi vaksinasi terus gencar dilakukan.

"Lalu kedisiplinan masyarakat Yogya dalam rangka menerapkan protokol kesehatan juga cukup bagus," ujar dia.

Baca Juga:Menuju Fase Endemi, Cakupan Vaksinasi Covid-19 Pada Kelompok Rentan Jadi Faktor Penting

Namun Aji menghimbau masyarakat tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan hingga pandemi Covid-19 benar-benar dinyatakan berakhir. Hal itu penting agar DIY bisa mengontrol angka kasus Covid-19.

"Tetap terapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak