Sektor Transportasi Masih Jadi Penyumbang Polusi Udara Terbesar di DIY

Pengukuran kualitas udara itu, kata Radhita mengambil sampel di seluruh kabupaten dan kota.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 06 September 2023 | 16:20 WIB
Sektor Transportasi Masih Jadi Penyumbang Polusi Udara Terbesar di DIY
Tugu Pal Putih Kota Yogyakarta alias Tugu Jogja - (SUARA.com/Rosiana)

SuaraJogja.id - Sektor transportasi masih menjadi penyumbang terbesar polusi udara di kawasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Hal ini terlihat berdasarkan pengukuran kualitas udara terakhir yang dilakukan oleh DLHK DIY.

"Kita lihat parameter SO dan NO itu penyebab [terbesar polusi udara di DIY] itu di transportasinya," kata Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran Air, Udara, dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLHK DIY, Radhita Matardi Wicaksono saat dihubungi, Rabu (6/8/2023).

Radhita menerangkan selama ini pihaknya sudah secara rutin melakukan penghitungan kadar SO dan NO atau kandungan sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen dioksida (NO2) dalam udara. Dua parameter yakni SO dan NO tersebut dihitung menggunakan Air Quality Monitoring System (AQMS).

Alat tersebut dapat menangkap kualitas udara lebih kurang hingga radius 5 km. Pengetesan terakhir pada 2022 lalu kadar SO dan NO berada dikisaran angka 80.

Baca Juga:Tekan Polusi Udara, Warga Jakarta Diimbau Gemar Berjalan Kaki

Sebagai informasi jika mengacu indeks standar pencemaran udara, nilai antara 1-50 masih tergolong kualitas baik. Sementara 51-100 masuk kategori sedang namun tingkat mutu udara masih dapat diterima pada kesehatan manusia, hewan dan tumbuhan.

"Nah itu kalau kondisi DIY sampai 2022 itu kan di atas 80 kalau indeks kualitas udara. Masih baik kondisinya, dengan parameter dua tadi, SO dan NO," tuturnya.

"Kisaran 80 ke atas terus, itu sampai 2022. Untuk 2023 masih proses pemantauan nanti baru dapat dilihat akhir tahun. Sekarang masih proses verifikasi," imbuhnya.

Pengukuran kualitas udara itu, kata Radhita mengambil sampel di seluruh kabupaten dan kota. Termasuk mencakup beberapa sektor mulai dari transportasi, pemukiman, perkantoran hingga industri.

Ia tak menampik penyebab utama polusi di DIY memang berasal dari transportasi. Namun meski begitu kondisi masih tergolong baik.

Baca Juga:Polda DIY Ungkap Kasus Curanmor, Sebanyak 29 Pelaku Ditangkap

"Masih baik, kan kita industri sedikit lah ya. Tidak banyak menghasilkan emisi. Kebanyakan kan di sektor transportasi kan kita. Cuma sampai dengan saat ini masih dalam keadaan baik kondisinya. Lihat di AQMS pun masih hijau, masih baik," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak