Harga Cabai Meroket Hingga Lima Kali Lipat, DKPP Bantul Ungkap Penyebabnya

harga cabai di wilayah Jogja terpantau masih meroket, bahkan di pasar Beringharjo sudah naik lima kali lipat

Galih Priatmojo
Senin, 06 November 2023 | 17:46 WIB
Harga Cabai Meroket Hingga Lima Kali Lipat, DKPP Bantul Ungkap Penyebabnya
Cabai (Unsplash.com/Steve Johnson)

SuaraJogja.id - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul menyebutkan harga cabai di tingkat pedagang pasar yang saat ini mencapai lebih dari Rp50 ribu per kilogram salah satunya karena faktor produksi panen yang tidak maksimal.

"Memang tanaman cabai yang sekarang ini banyak terserang hama bule, jadi produksinya tidak bisa maksimal," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul Joko Waluyo saat dikonfirmasi di Bantul, DIY, Senin.

Menurut dia, dengan tanaman cabai yang pada musim tanam ini terkena hama bule atau virus kuning tersebut berdampak pada stok panen di tingkat petani yang terbatas, sehingga mempengaruhi hukum ekonomi perdagangan.

"Bantul sekarang ini kan baru panen untuk tanaman cabai itu, baik cabai keriting, cabai rawit ya panen, tapi harga panen itu kan tergantung hukum ekonomi, mungkin daerah lain juga iya," katanya.

Baca Juga:Pemuda Bantul Ini Dikira Pengangguran, Padahal Distributor Keripik Pisang Narkoba

Dia mengatakan, tanaman cabai di Bantul yang terserang virus kuning dan berdampak pada daun dan batang terlihat menguning tersebut hampir merata di semua wilayah selatan Bantul.

"Cabai yang di wilayah Depok Kecamatan Kretek itu sekitar ratusan hektare yang terserang hama bule atau kuning kuning itu, serangannya merata, jadi produksi tidak bisa maksimal, baik cabai rawit, cabai keriting, cabai besar," katanya.

Meski demikian, kata dia, dengan tingginya harga cabai tersebut juga dirasakan manfaatnya bagi petani cabai sendiri, karena harga jual petani ke tengkulak juga lebih tinggi dibanding kondisi normal.

"Petani senang harganya bagus, hasilnya bisa dipakai buat menutup biaya saat panen bawang merah kemarin yang harganya murah. Apalagi, petani ada yang sudah petik cabai 15 kali, ada yang sudah 20 kali, macam-macam," katanya.

Pihaknya tidak menyebut luasan tanaman cabai di Bantul pada musim tanam saat ini, namun diakui akibat virus kuning yang salah satunya karena faktor cuaca ini bisa berdampak pada penurunan antara 10 sampai 15 persen.

Baca Juga:Harga Cabai Lagi Mahal, Mentan Amran Ajak Masyarakat Tanam Sendiri di Rumah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak