Hal itu sudah berdasarkan rekomendasi Dewan Pertimbangan dan Pelestarian Warisan Budaya (DP2WB) DIY. Dalam hal ini agar secara arsitektural tidak terlalu mencolok dan pasar yang merupakan bangunan pemerintah ornamen bangunan dibuat sederhana.
"Bangunan ke arah sana [seperti Pasar Sentul] tapi lebih sederhana karena hanya satu lantai dan sifatnya los-los bukan seperti pasar yang tertutup," terangnya.
Secara terpisah Kepala Bidang Pasar Rakyat Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Gunawan Nugroho Utamo mengatakan akan kembali mengadakan sosialisasi terkait pembangunan Pasar Kluwih Ngadikusuman kepada para pedagang.
"Tentunya nanti akan kembali kami adakan sosialisasi terkait pembangunan Pasar Kluwih," ucap Gunawan.
Baca Juga:Tertibkan Jogja: Warga Bisa Ikut Laporkan Pelanggar Perda Lewat Aplikasi "Sigap Mantap"
Jumlah pedagang Pasar Kluwih sendiri hanya sekitar 36 pedagang. Dengan sejumlah komoditi yang dijual yakni kebutuhan pangan seperti sayuran, daging, ikan buah dan jajanan pasar.