Sleman Catat 5,95 Juta Wisatawan selama September, Candi dan Museum jadi Pilihan Utama

Dari jumlah tersebut kunjungan terbesar berasal dari wisatawan nusantara sebanyak 97,80 persen.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Sabtu, 12 Oktober 2024 | 17:05 WIB
Sleman Catat 5,95 Juta Wisatawan selama September, Candi dan Museum jadi Pilihan Utama
Wisatawan menikmati jip di lereng Merapi tepatnya di Kali Kuning, Pakem, Sleman, Selasa (3/5/2022). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

SuaraJogja.id - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman memaparkan perkembangan terkini mengenai kunjungan wisatawan ke wilayahnya sepanjang 2024. Tercatat hingga September kemarin sebanyak 5,95 juta orang bergerak di Bumi Sembada.

"Total pergerakan wisatawan nusantara dan mancanegara di Kabupaten Sleman sampai 30 September 2024 sebanyak 5,95 juta pergerakan," kata Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Kus Endarto kepada awak media, Sabtu (12/10/2024).

Disampaikan Kus, dari jumlah tersebut kunjungan terbesar berasal dari wisatawan nusantara sebanyak 97,80 persen. Dengan kemudian 87,90 persen jumlah wisatawan nusantara itu berasal dari Jawa.

"Jawa Timur menjadi paling besar, diikuti Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jakarta dan Bali," ungkapnya.

Baca Juga:Oktober Seru! 6 Acara Menarik di Jogja, Ada Festival Layangan hingga Konser Musik

Sedangkan untuk wisatawan mancanegara (wisman) belum menunjukkan angka yang terlalu menggembirakan. Pasalnya sejauh ini tercatat kunjungan pelancong dari luar negeri ke Slemab baru 2,20 persen saja.

"Kalau wisman 2,20 persen, paling banyak masih dari Malaysia, Singapura, Cina, India, Jepang dan Korea. Rata-rata yang dilakukan di sini adalah belanja, ada sport juga," tuturnya.

Destinasi favorit yang dikunjungi para wisatawan saat ke Sleman masih candi dan museum yakni sebesar 54,90 persen. Kemudian diikuti oleh destinasi wisata alam sebesar 40,80 persen.

"Kenapa candi dan museum, karena kunjungan pada September kemarin masih didominasi rombongan anak sekolah, SD SMP," ucapnya.

Ditambahkan Kus, pihaknya bersyukur terdapat banyak universitas di wilayahnya baik negeri. Hal itu secara tidak langsung turut mendorong sektor pariwisata yang ada.

Baca Juga:Dinas Pertanian Sleman: Serapan Pupuk Bersubsidi di Bawah 50 Persen

Apalagi pada September kemarin hampir selalu ada acara wisuda di beberapa perguruan tinggi yang bertempat di Sleman. Hal itu dapat dirasakan dari kepadatan arus lalu lintas.

"Pada September setiap minggu selalu ada wisuda. Dari data yang ada jumlah wisudawan itu antara 65 sampai 70 persen adalah dari luar Kabupaten Sleman. Jadi kita bisa merasakan di bulan September kemarin banyak macetnnya," ujarnya.

"Kalau pergerakan dilihat sih banyak yang menuju mall, untuk ngadem. Bukan belanja tapi lebih kepada ngadem dan banyak film baru," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini