Panggung Krapyak berwujud bangunan berbentuk kotak berukuran 17,6 meter dengan tinggi 10 meter.

Bangunan ini terdiri dari dua lantai. Lantai atas merupakan tempat terbuka sebagai area berburu. Sementara di lantai dasar terbagi dalam empat ruang yang dihubungkan oleh lorong.
Konon bangunan ini dahulu juga dipakai oleh prajurit Keraton Yogyakarta untuk mengintai dan pertahanan dari musuh.
Untuk mengakses ke bangunan cagar budaya ini pengunjung tak dikenai tiket alias gratis.
Baca Juga:Satpol PP Amankan 2 Manusia Silver Usai Viral Diduga Gores Mobil di Jogja
5. Petirtaan Tamansari
Tempat istirahat dan pemandian raja dan keluarga raja ini dibangun pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono I yakni sekitar abad ke-17.
Bangunan yang dahulu merupakan istana air ini selain dipakai untuk tempat pemandian keluarga raja, juga sebagai tempat perlindungan keluarga Sri Sultan dari musuh.
Di komplek ini terdapat akses bawah tanah untuk melarikan diri.

Menariknya jalur untuk melarikan diri itu memiliki pintu air yang bisa dibuka untuk mengaliri jalur tersebut penuh dengan air dan mengelabuhi musuh yang mengejar.
Baca Juga:Profil Lengkap Heroe Poerwadi, dari Jurnalis hingga ke Perebutan Kursi Wali Kota Jogja
Saat ini, komplek tamansari masuk dalam salah satu tempat wisata favorit pelancong baik domestik maupun mancanegara.