CCTV Bongkar Aksi Pembakaran Ruko di Bantul, Motif Sakit Hati Terungkap

Dari hasil penyelidikan lebih lanjut, diketahui Vincentius tidak bertindak sendiri, melainkan dibantu tiga rekannya.

Muhammad Ilham Baktora
Rabu, 29 Januari 2025 | 12:52 WIB
CCTV Bongkar Aksi Pembakaran Ruko di Bantul, Motif Sakit Hati Terungkap
Sejumlah warga mengecek lokasi ruko yang diduga akan dibakar oleh 4 orang pemuda di Bantul. [Kontributor Suarajogja.id/Julianto]

SuaraJogja.id - Sebuah aksi nekat dilakukan Vincentius DP (34), pemuda asal Tegalrejo, Yogyakarta, yang membakar ruko warung nasi di kawasan Jalan Ambarbinangun, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Kejadian itu sebelumnya terjadi pada Minggu (19/1/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.

Aksi itu ternyata dilatarbelakangi oleh rasa kesal karena kekasihnya dipecat dari tempat kerja tersebut tanpa alasan jelas. Kasus ini diungkap oleh Polsek Kasihan bersama Tim Opsnal Jatanras Polda DIY setelah menerima laporan pemilik warung, Alfian Dichy Fitriyanto, pada 24 Januari 2025.

"Penyelidikan intensif berhasil mengidentifikasi pelaku melalui rekaman CCTV, jejak barang bukti di lokasi, dan saksi-saksi," ujar Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Rabu (29/1/2025).

Peristiwa bermula saat saksi yang berada di seberang jalan warung nasi tersebut mendengar keributan dan melihat empat orang datang menggunakan dua motor. Dua dari mereka turun dan menyiramkan cairan yang diduga bahan bakar ke warung, lalu menyulutkan api.

Baca Juga:Viral, Ruko di Bantul Disiram Bensin dan Dibakar, Polisi Buru 4 Pelaku

Kobaran api melahap sebagian barang di dalam warung. Beruntung, saksi dan warga sekitar cepat bertindak memadamkan api sehingga kerugian dapat diminimalkan, yang ditaksir hanya sekitar Rp200 ribu.

"Peristiwa ini sempat viral. Dan kami langsung melakukan penyelidikan," ujar AKP I Nengah Jeffry.

Melalui rekaman CCTV dan jejak barang bukti berupa botol air mineral yang ditemukan di lokasi, polisi berhasil mengidentifikasi salah satu pelaku, yakni Vincentius. Dari hasil penyelidikan lebih lanjut, diketahui ia tidak bertindak sendiri, melainkan dibantu tiga rekannya.

Tiga pelaku lain adalah IK (21) asal Kulon Progo FF (25) asal Gunungkidul dan ENB (25), asal Bantul. Keempat pelaku ditangkap di lokasi berbeda pada Selasa (28/1/2025). Mereka kini mendekam di Mapolsek Kasihan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Jeffry mengungkap bahwa motif pembakaran didasari dendam pribadi Vincentius Deby karena kekasihnya, Fidelia Bekti Triyaningsih diberhentikan dari warung nasi tersebut tanpa alasan jelas. Pelaku merasa sakit hati atas perlakuan kepada kekasihnya.

Baca Juga:Kompor Lupa Dimatikan, Ruko di Malioboro Nyaris Ludes Terbakar

"Pelaku akhirnya nekat merencanakan aksi ini bersama tiga rekannya," ujar AkP I Nengah Jeffry.

Dalam pemeriksaan polisi mengungkap peran masing-masing pelaku. Di mana VD berperan eksekutor dan pengendara motor, IK membantu eksekusi Sementara FF dan ENB berboncengan dengan motor lain untuk mengawasi lokasi.

Kontributor : Julianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak