- Loman Park Hotel Yogyakarta menjadi tuan rumah Munas ke-6 DPP PUTRI pada tanggal 5 hingga 7 November 2026.
- Hotel tersebut meluncurkan menu gastronomi spesial bernama Sari Joglo Semar Mesem untuk memberikan pengalaman kuliner lokal bagi para peserta.
- Loman Park Hotel juga menyelenggarakan Jogja Cultural Wellness Festival pada 6 sampai 8 November 2026 guna mendukung pariwisata nasional.
SuaraJogja.id - Loman Park Hotel Yogyakarta menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) ke-6 Dewan Pimpinan Pusat Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (DPP PUTRI) sekaligus Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) 2026.
Pada 5-7 November 2026, lewat Munas DPP PUTRI bertemakan “Sinergi Wellness dan Pariwisata untuk Kebangkitan Ekonomi Nasional”, Loman lebih dari sekadar menyiapkan ruang pertemuan.
Loman turut memberikan pengalaman penuh lewat akomodasi hingga kuliner. Pasalnya, Loman menilai bahwa hal yang penting dari kerja sama ini adalah kepercayaan yang tumbuh dan dijalin.
Rasa percaya yang diterima Loman kemudian mengilhami lahirnya cerita di balik satu set menu gastronomi spesial. Menu tersebut dinamakan Sari Joglo Semar Mesem.
Baca Juga:Jogja Laptop Festival 2026: Axioo Suguhkan Hype AMD X1 dan Pongo 535
"Kami bangga bisa menjadi tuan rumah Munas ke-6 DPP PUTRI 2026. Melalui set menu special gastronomy Sari Joglo Semar Mesem, kami ingin berbagi kekayaan kuliner lokal dari Solo, Yogyakarta, dan Semarang," ujar Ifvan selaku Marketing Communication Manager Loman Park Hotel Yogyakarta kepada Suara Jogja.

Sari Joglo Semar Mesem diharapkan mampu menjadi oleh-oleh yang hangat yang dibawa pulang peserta dari Yogyakarta.
"Setiap hidangan membawa cerita tentang asal, rasa, dan budayanya. Kami berharap para peserta tidak hanya membawa pulang hasil Munas yang bermanfaat bagi pariwisata Indonesia, tetapi juga kesan hangat dari Yogyakarta, khususnya dari Loman Park Hotel,"lanjut Ifvan.
Munas DPP Putri 2026 sendiri digelar untuk memperkuat kolaborasi antara seluruh pelaku industri taman rekreasi dan pariwisata. Tentunya dengan menempatkan wellness sebagai kekuatan baru pariwisata nasional, yang menghadirkan pengalaman yang menenangkan dan berkesan.
Selain Munas DPP PUTRI 2026, Loman dipercaya menjadi tuan rumah JCWF 2026 yang berlangsung pada 6–8 November 2026.
Baca Juga:Prambanan Shiva Festival: Ketika 1.008 Dipa Menyatukan Spiritualitas, Budaya, dan Pariwisata Global
Loman dinilai memiliki potensi untuk menjadi ruang penyelenggaraan festival wellness yang memadukan kekayaan budaya dengan pengalaman pariwisata.
Founder & Managing Director Loman Park Hotel, Handono S. Putro menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung kelancaran JCWF 2026.

“Kami mengapresiasi kepercayaan ini dan menyambut gembira penyelenggaraan JCWF di Loman Park Hotel. Bersama tim, kami menyiapkan segala hal secara optimal. Harapannya, acara ini dapat berjalan dengan baik dan menjadi momentum penting untuk mempromosikan Yogyakarta, khususnya Indonesia, sebagai destinasi wellness tourism,” ujar Handono.
Menurutnya, daya tarik Yogyakarta tidak terbatas pada wisata budaya, melainkan wellness tourism.Melalui JCWF 2026, wisatawan diharapkan dapat menikmati perpaduan budaya, tradisi, komunitas, dan aktivitas wellness.
Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah bagi pariwisata Yogyakarta, yang membawa dampak positif bagi setiap sendi pelaku ekonomi.
“Harapan kami, festival ini dapat memberikan multiplier effect, mulai dari UMKM, para pemangku kepentingan pariwisata, hingga para pengusaha. Semua bisa mendapatkan manfaat dan keberkahan dari penyelenggaraan festival ini,” tambahnya.