SuaraJogja.id - Program Green Belt yang atau sabuk hijau yang dicanangkan untuk melindungi Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) dari ancaman tsunami saat ini menghadapi krisis.
Sekitar 80 persen dari ribuan pohon yang telah ditanam, kini pertumbuhannya terhambat bahkan mati karena kekurangan air. Dari informasi yang diperoleh, sebelumnya ada sebanya 2.000 batang pohon cemara udang dan pohon pule ditanam disepanjang pantai Glagah Indah hingga pantai Congot kulon progo sejauh 5 kilometer.
Petugas Koramil 2 Temon Kulon Progo Kopral M Komarrudin yang bertugas menyirami pohon-pohon tersebut mengatakan pohon-pohon tersebut saat ini mulai mengering.
"Mei itu kan awal musim kemarau. Jadi pasti mengalami kekeringan air, makanya pohon-pohon ini tidak bisa bertahan," tuturnya sambil menyirami tanaman cemara udang di barat Pantai Glagah Indah pada Kamis (18/7/2019)
Setiap hari, setidaknya 5.000 liter air habis digunakan untuk menyirami ribuan tanaman tersebut. Namun, pohon-pohon tersebut banyak yang tidak bisa diselamatkan.
Lantaran itu, Relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (BPBD DIY) Wasno menuturkan, meski disiram dengan air tawar, pengaruhnya kalah dengan air asin dari laut. Apalagi, embun-embun atau butir-butir air laut setiap saat menerpa tumbuhan yang ditanam tersebut sehingga membuat tanamannya cepat kering dan mati.
"Kalau siramnya sehari sekali, tetapi terpaan air laut setiap saat pasti kalah, air lautkan bikin pohon cepat kering," katanya.
Kontributor : Rahmad Ali
Baca Juga: Di Sini Lokasi Pemicu Gempa 8,8 SR dan Tsunami di Pesisir Yogyakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi