Selama ini, beber Alissa, banyak hal-hal struktural dalam masyarakat yang belum cukup kuat untuk mendorong pemberdayaan keluarga. Diantaranya, budaya komunal seperti normalisasi perkawinan anak, justifikasi praktek beragama, hingga budaya patriarkal.
Menjawab tantangan ini, Alissa menyebut perlunya mendesain ulang dalam upaya pembangunan ketangguhan keluarga yang mana dibagi ke tiga tingkat yakni tingkat tata nilai, tingkat redesain sistem sosial, dan tingkat program.
Dalam tingkat re-desain sistem sosial misalnya, masyarakat dapat mengupayakan langkah-langkah seperti akses perempuan terhadap pendidikan dan pengambilan kebijakan desa, hingga adanya kelompok-kelompok yang berperan mengedukasi soal isu-isu keluarga.
Selanjutnya, pemerintah desa dapat membuat program-program yang mendukung ketahanan keluarga seperti bimbingan perkawinan, penguatan pengelolaan ekonomi keluarga, hingga inovasi peningkatan pendidikan.
"Keluarga bisa lebih tangguh, semuanya dimulai dari desa," tandasnya.
Sekedar informasi, webinar Kongres Kebudayaan Desa yang digelar pada Kamis (9/7/2020) berupaya mengumpulkan dan menawarkan ide tatanan baru Indonesia dari desa.
Desa sebagai satuan pemerintah terkecil di Indonesia, dinilai perlu menjadi titik awal untuk merumuskan tata nilai dan tata kehidupan baru dalam bernegara dan bermasyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight
-
Bayar Rp100 Ribu, Ratusan Siswa di Jogja jadi Korban Tes TOEFL, Dana Bakal Dikembalikan
-
Perangi Scam dan Judi Online, BRI Dukung Penguatan Ekosistem Keuangan Digital yang Aman
-
Lindungi Siswa dari Intimidasi, Disdikpora DIY Perketat Akses Pihak Ketiga ke Sekolah
-
Masih Ada Praktik Jual Seragam, Disdikpora DIY Tegaskan Sekolah Negeri Tak Boleh Berbisnis