Ia menjelaskan, sebagai kawasan junction tiga tol (Jogja-Solo, Jogja-Bawen, Jogja-Cilacap), ada empat makam terdampak di kalurahan tersebut. Beberapa di antaranya berstatus Sultan Ground (SG).
Saat ditanyakan terkait SG, akan ditukar guling atau ikut dalam proses ganti untung, Sabari tak dapat berkomentar lebih jauh.
"Untuk rencana pemindahannya, masih mau kami carikan [lahan penggantinya]. Kalau makam yang SG, kembali ke Sultan dulu," ungkapnya.
Kendati demikian, walau Kalurahan akan mencoba mencarikan, pihaknya tetap menunggu keinginan dari warga setempat, sebagai ahli waris makam. Sedangkan teknis pemindahan makam, diserahkan kepada tim proyek.
"Kami juga tetap lihat keinginan warga, mau direlokasi atau seperti apa," tandasnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh
-
BRI Peduli Perkuat Infrastruktur Desa di Cianjur, Jembatan Gantung Bantu Mobilitas 7.000 Warga
-
Daya Beli Warga Jogja Turun, Pedagang Terpaksa Pangkas Dagangan
-
Wacana Gaji ASN Dibayar Kopdes Bikin Geger, Pemda DIY Pusing, DPRD Sebut Tak Masuk Akal
-
BRI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan