Ia menjelaskan, sebagai kawasan junction tiga tol (Jogja-Solo, Jogja-Bawen, Jogja-Cilacap), ada empat makam terdampak di kalurahan tersebut. Beberapa di antaranya berstatus Sultan Ground (SG).
Saat ditanyakan terkait SG, akan ditukar guling atau ikut dalam proses ganti untung, Sabari tak dapat berkomentar lebih jauh.
"Untuk rencana pemindahannya, masih mau kami carikan [lahan penggantinya]. Kalau makam yang SG, kembali ke Sultan dulu," ungkapnya.
Kendati demikian, walau Kalurahan akan mencoba mencarikan, pihaknya tetap menunggu keinginan dari warga setempat, sebagai ahli waris makam. Sedangkan teknis pemindahan makam, diserahkan kepada tim proyek.
"Kami juga tetap lihat keinginan warga, mau direlokasi atau seperti apa," tandasnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Tanah Rp2 Miliar Dilelang Cuma Rp420 Juta, Warga Kulon Progo Gugat BUMN Lembaga Pinjaman
-
Ormas Terlibat Kekerasan, Muhammadiyah Desak Polisi Tak Tebang Pilih
-
17 Persen Penerima PKH di DIY Terindikasi Judol, Dinsos Tangguhkan Bansos
-
Soroti UU Konservasi dan RUU Masyarakat Adat, Forum PCS 2026 Digelar di UGM
-
Konservasi Indonesia Dinilai Masih Negara-Sentris, PCS 2026 Dorong Perubahan Paradigma