"Memang berbeda setiap putaran tapi temanya akan dikaitkan dengan penanganan setiap paslon untuk merespon pandemi Covid-19," kata Musnif.
Menurut Musnif, dampak yang dirasakan oleh semua sektor kehidupan masyarakat akibat pandemi Covid-19 menjadi salah satu hal penting untuk dibicarakan penanganannya. Nanti strategi dari masing-masing paslon akan khususkan dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan mendasar yang diberikan di dalam setiap tema tergantung di masing-masing putaran.
Sementara itu Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho menuturkan bahwa pelaksanaan debat publik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati akan dilangsungkan secara terbatas saja. Perwakilan yang ikut hadir juga mendapat pembatasan yakni hanya diperbolehkan lima unsur saja.
Lima unsur itu terdiri dari masing-masing paslon, Komisioner KPU Kabupaten Bantul, Komisioner Bawaslu Bantul, perwakilan tim kampanye dan moderator. Merespon hal itu, pihaknya mengingatkan masyarakat untuk tidak perlu ragu untuk menyaksikan lewat tayangan televisi lokal atau live streaming.
"Pembatasan ini sebagai bagian dari protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Antisipasi kita agar tidak terjadi kerumunan yang berpotensi lebih susah untuk diatur," ucap Didik.
Berita Terkait
-
ASN Tak Netral dalam Pilkada Bantul Diduga Oknum Guru SD dan SMA
-
Gaet Dukungan Tukang Becak, Halim Keliling Bantul Naik Becak
-
Ketahuan Bawaslu, ASN Pemkab Bantul Unggah Status Tak Netral di Medsos
-
Tegaskan Taati Prokes, Dua Paslon di Bantul Tanda Tangan Pakta Integritas
-
Sudah Terpenuhi, Pendaftaran KPPS di Pilkada Bantul 2020 Resmi Ditutup
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
Terkini
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran: JCW Soroti Tebang Pilih Kasus Korupsi dan Efektivitas Retret Pejabat
-
Hujan di DIY Diprediksi Masih Minim hingga Awal November, Waspada Kekeringan dan Karhutla
-
Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan
-
Lempar Botol ke Barikade hingga Bakar Tumpukan Botol, Demo Mahasiswa Bertahan di DPRD DIY
-
Dibumbui Komedi Absurd, GJLS: Berapi-api Ceritakan Perjuangan Petugas Damkar