SuaraJogja.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul mulai mendistribusikan perlengkapan logistik Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bantul 2020 ke 17 kecamatan yang tersebar di Bantul, Minggu (6/12/2020). KPU mengirim ribuan surat kotak suara dan perlengkapan lainnya dengan 6 armada.
Ketua KPU Kabupaten Bantul, Didik Joko Nugroho menuturkan pendistribusian logistik ke 2.085 TPS yang tersebar di 75 desa ini dilakukan selama dua hari.
"Pendistribusian logistik ini berlangsung selama dua hari yakni mulai Minggu-Senin. Kami juga bekerjasama dengan PT Pos Indonesia untuk pengiriman ke tiap TPS yang ada," ungkap Didik usai acara pelepasan logistik di Kantor KPU Bantul, Minggu.
Didik melanjutkan, pada hari pertama pendistribusian KPU mengirim ke sembilan kecamatan terlebih dahulu. Kecamatan tersebut antara lain Banguntapan, Kasihan, Sedayu, Pleret, Dlingo, Piyungan, Pundong dan Imogiri.
Sementara di hari kedua, distribusi logistik dilakukan ke delapan kecamatan yakni, Bambanglipuro, Bantul, Jetis, Kretek, Srandakan, Pajangan, Sanden dan Pandak.
"Ada enam mobil yang kami siapkan untuk 2 hari pendistribusian. Nantinya kami dibantu oleh Forkopimda termasuk TNI-Polri untuk pengiriman ke masing-masing TPS," katanya.
Pelepasan distribusi logistik tersebut dihadiri oleh Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan, Ketua Bawaslu Bantul, Herlina, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Bantul, Kepala Kantor Pos Bantul, Arif Budi Hartanto dan sekda Bantul, Helmi Jamharis. Acara pelepasan logistik langsung dilakukan oleh Hamdan Kurniawan.
Didik menjelaskan bahwa terdapat 10 jenis logistik yang dimasukkan ke dalam satu kotak suara. Ia merinci logistik itu antara lain surat suara sesuai DPT dan tambahan 2,5 persen, tinta, alat pencoblosan serta bantalannya, alat bantu tuna netra dan semua jenis formulir.
Disinggung apakah pendistribusian oleh KPU termasuk alat pelindung diri (APD) yang dikirimkan, Didik mengaku hanya distribusi pemilihan saja.
Baca Juga: Kenalkan Makanan Khas, Perempuan Pelaku UMKM Bantul Pulihkan Roda Ekonomi
"APD sendiri sudah selesai kami distribusikan awal Desember. Jadi mulai dari masker untuk petugas dan juga warga sudah berada di balai desa yang bisa menampung logistik Pilkada," ungkap Didik.
Ia menambahkan, seluruh logistik yang telah didistribusikan akan dikirim ke tiap TPS pada tanggal H-1 pencoblosan.
"Semua logistik ini baru kami kirim ke tiap TPS pada 8 Desember. Untuk keamanan kami juga sudah dibantu oleh TNI-Polri yang ada di masing-masing wilayah," ungkap didik.
Berita Terkait
-
Video Dugaan Politik Uang Pilkada Bantul, Bawaslu: Kami Lakukan Kajian Dulu
-
Ke Bawaslu, Paslon 02 Pilkada Bantul Klarifikasi Video Dugaan Politik Uang
-
Dugaan Politik Uang di Pilkada Bantul, Pjs Bupati Beri Peringatan ke Warga
-
Jelang Pilkada Bantul, KPU Gelar Simulasi Pemungutan Suara dengan Prokes
-
Akhirnya Audiensi, Paslon Nomor 2: Regulasi Pilkada Bantul Banyak Kerancuan
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Sambut Waisak, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan ke Lapangan Kenari Borobudur
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar