SuaraJogja.id - Sosok Endah Subekti Kuntariningsih menjadi satu-satunya perempuan yang terjun dalam kontestasi Pilkada Gunungkidul 2024.
Diketahui, Endah Subekti Kuntariningsih maju di gelaran Pilkada Gunungkidul menggandeng Joko Parwoto. Keduanya diusung koalisi empat partai yakni PDI Perjuangan, Golkar, PKB serta Partai Buruh.
Berikut profil dan sepak terjang mantan Ketua DPRD Gunungkidul yang pernah viral ketika gelaran Pilpres 2024 lalu.
Endah Subekti Kuntariningsih merupakan warga asli Gunungkidul. Ia lahir pada 23 April 1976.
Latar Pendidikan
Mengutip data dari DPRD Gunungkidul, Endah Subekti mengenyam pendidikan dasarnya di Gunungkidul, tepatnya di Ponjong.
Ia tercatat menyelesaikan SD di SDN Kenteng 1 Ponjong dari 1982-1988.
Lalu melanjutkan ke SMP 2 Ponjong dari 1988-1991.
Kemudian ke SMA SMEA Karangmojo dari 1991-1994.
Setelah itu ia melanjutkan pendidikan D3 di AMP YKPN Yogyakarta tahun 2002.
Lalu melanjutkan strata S1 di STIE YKPN Yogyakarta pada 2004.
Agama dan Keluarga
Endah Subekti diketahui memeluk agama Islam. Ia dikaruniai dua anak dari perkawinannya dengan Almarhum Tjatur Gono.
Karier
Endah Subekti diketahui mengawali kariernya dari dunia bisnis.
Berita Terkait
-
KPU Bantul Selesaikan Tahapan Sortir dan Rangkai Kotak Suara Pilkada
-
Sepak Terjang dan Kekayaan Sunaryanta yang Maju Lagi di Pilkada Gunungkidul, Bupati Terkaya Kedua di DIY
-
Pemkab Sleman Alokasikan Anggaran Rp87 Miliar untuk Pilkada 2024
-
KPU Wanti-wanti Para Peserta Pilkada Kulon Progo Tak Boleh Terima Sumbangan BUMD
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup