Ia pernah bekerja di CV Dian Kencana Authorized Sharp, Supplier, service and maintenance DIY-Jateng dari tahun 1994-1996.
Ia juga pernah bekerja di CV Cipta Mandiri, supplier, service and maintenance dari tahun 1996-1997.
Kemudian ia pernah menjadi konsultan pajak pemerintah kota Yoguakarta, pajak hotel dan restoran di PT Prima Mkarti Manunggal, komplek Balkot Yogyakarta dari 2004-2008.
Politik
Ia kemudian terjun ke politik dengan bergabung bersama PDI Perjuangan.
Di PDI Perjuangan ia pernah menjadi tenaga ahli fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY tahun 2011-2013.
Lalu setahun kemudian ia terpilih sebagai anggota DPRD Gunungkidul dari PDI Perjuangan untuk periode 2014-2019.
Di periode selanjutnya ia juga kembali terpilih sebagai anggota legislatif dan didapuk sebagai Ketua DPRD Gunungkidul periode 2020-20204.
Kekayaan
Mengutip LHKPN dari situs KPK pada 2023, Endah Subekti memiliki total harta kekayaan sebesar Rp5,1 miliar.
Rinciannya yakni berupa aset tanah dan bangunan senilai Rp700 juta.
Tanah dan bangunan seluas 1109 meter persegi/1109 meter persegi di Gunungkidul senilai Rp200 juta, berstatus hasil sendiri.
Tanah dan bangunan seluas 6200 meter persei/6200 meter persegi di Gunungkidul senilai Rp2,5 miliar, berstatus hasil sendiri.
Kemudian ada alat transportasi dan mesin senilai Rp1.387.000.000.
Mobil Peugeot sedang tahun 2004 senilai Rp69 juta.
Berita Terkait
-
KPU Bantul Selesaikan Tahapan Sortir dan Rangkai Kotak Suara Pilkada
-
Sepak Terjang dan Kekayaan Sunaryanta yang Maju Lagi di Pilkada Gunungkidul, Bupati Terkaya Kedua di DIY
-
Pemkab Sleman Alokasikan Anggaran Rp87 Miliar untuk Pilkada 2024
-
KPU Wanti-wanti Para Peserta Pilkada Kulon Progo Tak Boleh Terima Sumbangan BUMD
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha