- Kasus kecelakaan BMW Maut yang menewaskan Argo mahasiswa UGM mendekati babak akhir
- Terdakwa Christiano yang datang pada sidang pembacaan pledoi meminta maaf dan keadilan
- Beberapa unggahan kerabat Christiano meminta publik untuk bisa melihat kasus dengan bijak
SuaraJogja.id - Keluarga terdakwa perkara kecelakaan lalu lintas Christiano Pengarapenta Pengidahen Tarigan membagikan naskah pledoi pribadi ke publik.
Adapun naskah nota pembelaan itu telah dibaca langsung oleh Christiano pada sidang pledoi di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Selasa (28/10/2025) kemarin.
Naskah pledoi itu dibagikan oleh Trya yang merupakan kakak sepupu Christiano, melalui akun Instagram pribadi @tryason.
Dalam unggahannya, Trya menyoroti soal penghakiman yang sudah terlebih dulu dilakukan oleh publik terhadap Christiano bahkan sebelum pengadilan memutus perkara tersebut.
"Sebelum pengadilan bicara, publik sudah lebih dulu menjatuhkan vonis kepada adik saya, Christiano," tulis Trya dikutip SuaraJogja.id, usai meminta izin yang bersangkutan, Rabu (29/10/2025)
"Bahkan keluarga harus menanggung luka ganda, kehilangan rasa aman, lalu dihakimi oleh dunia maya tanpa kesempatan untuk menjelaskan," imbuhnya.
Trya menegaskan, unggahannya bukan bentuk pembelaan buta kepada adiknya.
Melainkan ajakan untuk melihat perkara dengan empati dan secara lebih luas.
"Katanya sekarang berlaku ‘no viral, no justice’, tapi banyak yang lupa bahwa di balik setiap berita ada manusia yang sedang berjuang menyuarakan kebenaran, namun lebih banyak yang tidak mau mendengar," tulisnya.
Baca Juga: Pengacara Terdakwa Kasus BMW Maut Sleman: 'Tuntutan 2 Tahun Terlalu Berlebihan, Korban Juga Lalai'
"Media boleh menyampaikan fakta tapi bukan berarti mereka berhak menggantikan hakim. Mari belajar kembali tentang empati dan keadilan yang sebenarnya," tambahnya
Trya menutup tulisan unggahan itu dengan memohon kepada majelis hakim untuk bisa memutuskan perkara ini dengan ex aequo et bono atau berdasarkan keadilan dan kebaikan.
Isi Lengkap Pledoi Christiano
Dalam unggahan itu pula, Trya menyematkan beberapa lembar foto dari nota pembelaan yang ditulis dan dibacakan Christiano di depan majelis hakim kemarin.
Dilihat dalam pledoi itu, Christiano menuliskan soal penyesalan dan tanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Mulai dari mengecek kondisi korban usai terjadi insiden hingga tak melarikan diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
-
Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Rencana Pameran pun Batal
-
Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Kian Perkuat Ekonomi Kerakyatan