Pemindahan Maskapai dari Adisutjipto ke YIA Terkendala Teknologi Navigasi

Pandu mengungkapkan, pihaknya sudah menyampaikan kepada hampir seluruh airlines bahwa mereka harus sudah mempersiapkan perpindahan itu pada Maret.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Selasa, 07 Januari 2020 | 11:28 WIB
Pemindahan Maskapai dari Adisutjipto ke YIA Terkendala Teknologi Navigasi
Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo - (SUARA kontributor/Julianto)

SuaraJogja.id - PT Angkasa Pura I menargetkan seluruh proses pembangunan Yogyakarta International Airport (YIA) akan selesai pada Maret 2020 ini, sehingga di April 2020 proses pemindahan maskapai penerbangan dari Bandara Internasional Adisutjipto ke YIA bisa segera dilaksanakan.

Pelaksana Tugas Sementara (PTS) General Manager PT Angkasa Pura I Bandara YIA Agus Pandu Purnama mengatakan, pihaknya sudah menginstruksi agar proyek pembangunan YIA selesai pada Maret 2020 mendatang karena di bulan  itu ada pergantian season dari winter ke summer, dan saat itulah biasanya maskapai penerbangan mengajukan rute baru.

"Nah momen ini juga bisa dimanfaatkan untuk perpindahan dari Adisucipto ke YIA," ujar Pandu di Bandara Internasional Adisutjipto, Selasa (7/1/2020).

Pandu mengungkapkan, pihaknya sudah menyampaikan kepada hampir seluruh airlines bahwa mereka harus sudah mempersiapkan perpindahan itu pada Maret, sehingga ketika nanti pengelola bandara memerintahkan untuk memindahkan rute penerbangan, maka bisa langsung dilaksanakan.

Baca Juga:Reynhard Sinaga, Si Pemerkosa 190 Pria di Inggris Tinggal di Depok

Namun demikian, Pandu mengakui bahwa memang ada maskapai yang secara teknologi belum siap untuk pindah dari Adisutjipto ke YIA karena di YIA sudah menggunakan teknologi navigasi terbaru yang disebut performance base navigation (PBN); pesawat-pesawat di YIA harus sudah yang memiliki sistem navigasi PBN.

"Di luar PBN, mereka tidak bisa mendarat di sana ya karena ini alat ini sudah termonitor oleh satelit," ujarnya.

Pandu mengakui, ada beberapa maskapai yang sekarang mendarat di Adisucipto sedang melaksanakan update tentang peralatan pesawatnya karena ada pesawat klasik. Pandu pun mengungkapkan, masih ada salah satu maskapai di Adisutjipto yang menggunakan pesawat klasik, sehingga belum ada alat navigasi PBN tersebut.

"Nah ini yang sedang diupayakan untuk mereka bisa memenuhi persyaratan itu sehingga bisa mendarat di sana [YIA]. Kalau tidak bisa, maka kita tidak akan mengizinkan maskapai tersebut untuk bergabung di YIA," tandasnya.

Untuk hal tersebut, pihaknya telah memberi batas waktu di Maret 2020, dan memang awalnya batas waktu tersebut ditentukan pada Desember lalu. Namun, ternyata ada kesulitan karena izinnya harus melalui Amerika Serikat, termasuk izin untuk satelit, dan saat ini juga sedang mengurus progres.

Baca Juga:Tajir Melintir, Cristiano Ronaldo Tak Malu Pakai iPod Jadul

"InsyaAllah mudah-mudahan tepat waktu ya. Di bulan Maret akhir ini mereka bisa join kami. Namun sampai dengan hari ini mereka belum belum ada," ungkapnya.

Kontributor : Julianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak