Demi Keluarga, Poniran Rela Karantina Mandiri di Hutan

Poniran mengaku, karantina mandiri tersebut ia lakukan demi kebaikan bersama meski ia mengantongi surat sehat dari tangerang.

M Nurhadi | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 23 April 2020 | 08:33 WIB
Demi Keluarga, Poniran Rela Karantina Mandiri di Hutan
Anak Poniran mengantarkan kue ulang tahunnya kepada sang ayah di gubuk tempatnya karantina, Kamis (23/4/2020). [Suarajogja.id/Hiskia Andika]

Bukan hal mudah, terpaksa tinggal 14 hari terpisah dari keluarga, ditambah ia berada di kawasan hutan. Namun Poniran punya cara tersendiri dalam menghadapi kejenuhan selama masa karantina.

Poniran yang merupakan supervisor pabrik keramik itu, membekali dirinya dengan sebuah cangkul. Strateginya adalah menghabiskan waktunya selama di karantina dengan mengolah kebun yang berada di sekitar gubuknya.

Rindu juga sudah tidak perlu ditanyakan lagi kepadanya, ia harus menahan rasa rindunya meski keluarga sudah ada di depan mata. Menurut Poniran, ini adalah konsekuensi yang harus ia ambil sebagai pemudik.

"Saya sudah yakin dan niatkan dari awal sebelum pulang, ya anggap saja seolah-olah libur saya baru nanti 14 hari setelah karantina ini terlewati," ucapnya.

Baca Juga:Ganjar Pranowo Canangkan Jogo Tonggo, Respons Covid-19 Berbasis Masyarakat

Ulang Tahun Anak

Sudah empat hari Poniran menjalani isolasi di gubuk sederhananya. Hari kamis (23/4/2020), anaknya, Dina Avrilia Nurani baru saja merayakan ulang tahun yang kesembilan.

Namun karena kondisi yang belum memungkinkan, Poniran hanya mampu berkomunikasi melalui gawai yang ada di genggamannya sambil berharap tidak terjadi gangguan koneksi dari gubuknya. 

Dari jarak yang sebenarnya tidak jauh itu, Poniran hanya bisa mengucapkan selamat ulang tahun melalui video call.

Dina yang ditanya mengenai perasaannya ketika sang tidak bisa merayakan ulang tahunnya bersama secara langsung meskipun sudah berada di dekatnya, mengaku sempat sedih dan kangen. Ia sudah lama menanti kedatangan ayahnya dan berharap bisa berkumpul bersama namun ternyata harapannya belum terkabulkan.

Baca Juga:Harga Emas Dunia Menguat, Tembus 1.711 Dolar AS per Ounce

Momen mengharukan terjadi ketika di akhir video call itu, Dina tak kuasa menahan rasa rindu kepada sang ayah sehingga mengecup layar gawainya. Tanda betapa si anak menyayangi ayahnya.

Di tengah situasi yang memprihatinkan dan serba terbatas, apresiasi disampaikan Kepala Dukuh Menguri, Suparno atas inisiatif Poniran yang melakukan isolasi mandiri. Kesadaran pribadi Poniran untuk menjaga kesehatan bersama sangat patut dicontoh bagi para pemudik.

"Terlebih lagi di sini (Pedukuhan Menguri) belum ada gedung karantina mandiri untuk pemudik yang benar-benar disiapkan. Semuanya adalah inisiatif yang bersangkutan," jelasnya.

Kepedulian, satu kata yang rasanya pantas untuk disematkan kepada Poniran karena berkat kepedulian dan kesadaran dirinya mengisolasi diri secara mandiri, ketenangan dan kenyaman warga lainnya ikut terjaga. Dari sebuah gubuk kecil dekat hutan Poniran tunjukkan kepedulian yang tak ternilai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak