Direktur Dikyanmas KPK Soroti Perang Melawan Korupsi dari Desa

Giri menambahkan, bahwa perlunya melibatkan desa untuk melakukan pemberantasan korups secara spiritual, lalu seperti apa?

Rendy Adrikni Sadikin | Arendya Nariswari
Rabu, 01 Juli 2020 | 13:28 WIB
Direktur Dikyanmas KPK Soroti Perang Melawan Korupsi dari Desa
Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Giri Suprapdiono dalam webinar KKD.

SuaraJogja.id - Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Giri Suprapdiono menyampaikan bahwa seiring berjalannya waktu, pemikiran masyarakat desa akan nilai guyub dan padat karya, kini mulai terkikis. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Giri Suprapdiono pada acara Kongres Kebudayaan Desa yang dilaksanakan melalui webinar, berpusat di Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta, Rabu (1/7/2020).

Dalam sesi pertama, Giri menjelaskan bahwa kekinian mulai muncul pemikiran tentang 'kami dibayar berapa' untuk sebuah pekerjaan atau program, membuat banyak masyarakat desa berpikir materealistis layaknya warga yang hidup di perkotaan.

Namun Giri Suprapdiono menggarisbawahi, bahwa tidak semua orang kota berpikiran demikian, karena baginya sebenarnya mayoritas masyarakat Indonesia pada dasarnya semuanya memiliki hati nurani yang baik.

"Walaupun mereka dari desa tumbuh di kota, budaya desa seperti kejujuran, kesederhanaan, prioritas kepentingan ini mulai hilang. Mirisnya semakin hari pelaku korupsi usianya semakin muda," ungkap Giri.

Baca Juga:Kongres Kebudayaan Desa 2020 Ajak Hadapi New Normal dari Desa

"Ternyata kita di desa keteladanan pak lurah, kepala desa, guru agama ini semakin penting. Di kota ini semakin hilang keteladanan, sehingga lahirnya budaya materialistis," imbuhnya.

Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Giri Suprapdiono dalam webinar KKD.
Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Giri Suprapdiono dalam webinar KKD.

Spritualisme antara alam, yang berkesinambungan dengan manusia inilah yang dibutuhkan demi harmonisasi serta inspirasi menurut Giri.

"Ketika cukup sudah dianggap tidak cukup, maka sikap kecintaan pada dunia ini akan lahir, seperti yang diungkapkan oleh Angus Deaton soal prinsip Hedonic Treadmil," ungkap Giri melalui webinar.

Seiring berjalannya waktu, masyarakat desa terkait pemilihan pemimpin disebut mulai tertular dengan yang namanya 'money politic'. Sehingga menurut Giri, menjadi sebuah PR besar karena masyarakat desa sudah mulai mengalami banyak perubahan signifikan.

Kurangnya pendanaan rasional serta apresiasi pejabat politik, seperti salah satunya kepala desa secara memadai ini juga menjadi tantangan. Yang terjadi hasilnya, kepala daerah terpilih atas money politik tadi akan melakukan upaya yang kemudian merusak perilaku masyarakat desa.

Baca Juga:Prediksi Arah Kebijakan Industri Hasil Tembakau di Era New Normal

Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Giri Suprapdiono dalam webinar KKD.
Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Giri Suprapdiono dalam webinar KKD.

Oleh karenanya Giri menambahkan, bahwa perlunya melibatkan desa untuk melakukan pemberantasan korupsi. Beberapa di antaranya sudah mulai dilakukan bersama sejumlah komunitas, seperti melakukan gerakan kecil Sekolah Pemuda Desa, Sekolah desa hingga Sarasehan Desa.

"Spiritual menjadi strategi pertama untuk bertahan di tengah pandemi COVID-19 sekaligus menumpaskan korupsi, kedua wajib kembalinya sikap kearifan lokal dan gotong royong serta keharmonisan bersama alam, kemudian yang terakhir mencari obat untuk penyembuhan secara keseluruhan," tutup Giri Suprapdiono.

Sekadar informasi, webinar seri 1 Kongres Kebudayaan Desa yang digelar pada Rabu (1/7/2020) berupaya mengumpulkan dan menawarkan ide tatanan baru Indonesia dari desa.

Desa sebagai satuan pemerintahan terkecil di Indonesia, dinilai perlu menjadi titik awal untuk merumuskan tata nilai dan tata kehidupan baru dalam bernegara dan bermasyarakat.

Pun webinar ini diharapkan bisa memberikan gagasan tentang kebijakan dan budaya antikorupsi pada pemerintah serta masyarakat desa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak