Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kasus Covid-19 di Bantul Naik Lagi, 17 Kasus Baru Tercatat dalam Sehari

M. Reza Sulaiman | Hiskia Andika Weadcaksana Sabtu, 25 Juli 2020 | 01:05 WIB

Kasus Covid-19 di Bantul Naik Lagi, 17 Kasus Baru Tercatat dalam Sehari
Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang cukup tinggi di Kabupaten Bantul kembali terjadi.

SuaraJogja.id - Lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang cukup tinggi di Kabupaten Bantul kembali terjadi. Setelah sebelumnya sempat mendapat kasus positif Covid-19 sebanyak 23 orang dalam sehari, kali ini Bantul mendapat 17 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso atau yang kerap disapa Oki, membenarkan hal tersebut.

Kasus tersebut tersebar di beberapa kecamatan dengan rincian yakni Kecamatan Imogiri 1, Bambanglipuro 1, Bantul 1, Sewon 4, Sanden 1, Banguntapan 5, Piyungan 1, Jetis 1, dan Pandak 2 orang.

"Semua yang positif hari ini tanpa gejala," ujar Oki kepada awak media, Jumat (24/7/20202).

Oki menjelaskan bahwa semua pasien yang dinyatakan positif Covid-19 pada hari ini sudah berada di rumah sakit. Pihaknya juga memastikan hingga saat ini kapasitas yang tersedia masih cukup untuk menampung para pasien positif Covid-19.

Diketahui bahwa Bantul sendiri memiliki lima rumah sakit rujukan, yakni RS Panembahan Senopati, RS Elisabeth, PKU Muhammadiyah Bantul dan RSPAU Hardjolukito ditambah satu Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) di Bambanglipuro. RSLKC Bambanglipuro sendiri dikhususkan untuk menampung pasien dengan gejala ringan dan sedang atau Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Kapasitas RSLKC ada 40 bed, dengan cadangan 10 bed untuk kohorting. Kohorting itu untuk pemisahan bila ada pasien baru tapi belum bisa masuk ruang utama," ucapnya.

Terkait dengan kemungkinan adanya penambahan kapasitas di RSLKC atau mungkin menjadikan rumah sakit konvensional menjadi rumah sakit khusus Covid-19, Oki menuturkan hingga saat ini belum ada pembicaraan untuk itu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait