Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sultan Santai Tanggapi Rekor 74 Kasus Covid-19 di DIY: Kita Adaptasi Saja

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Senin, 21 September 2020 | 08:03 WIB

Sultan Santai Tanggapi Rekor 74 Kasus Covid-19 di DIY: Kita Adaptasi Saja
Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (6/8/2020) siang. - (SuaraJogja.id/Putu)

Saat ini, kata Sultan, masyarakat lebih baik beradaptasi karena butuh penghidupan.

SuaraJogja.id - Makin tingginya kasus positif Covid-19 di DIY telah mencapai rekor sampai di angka 74 kasus selama sehari pada Sabtu (19/9/2020). Meski begitu, Gubernur DIY Sri Sultan HB X menanggapinya santai sambil tetap mengingatkan perlunya menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Raja Keraton Jogja ini, tambahan 74 pasien baru Covid-19 selama sehari baginya tidak masalah. Ia mengatakan bahwa semua pasien telah ditangani di rumah sakit dengan baik.

"Ora papa nek positif yo wes nang rumah sakit [tidak apa-apa kalau positif ya dirawat di rumah sakit]," katanya usai Ground Breaking Grha Padmanaba, Sabtu sore, dikutip dari HarianJogja.com -- jaringan SuaraJogja.id.

Saat ini, kata Sultan, masyarakat lebih baik beradaptasi karena butuh penghidupan.

"Kita adaptasi aja jangan menakut-nakuti, teneh [kalau semua harus ditutup] rakyat Jogja laper mengko," ucap dia.

Dirinya mengingatkan pula akan pentingnya protokol kesehatan untuk meredam penyebaran Covid-19 di tempat umum, seperti Malioboro.

"Protokolnya ora lalu itu aja [intinya jangan melupakan protokol kesehatan], itu [Malioboro] tanggung jawab Pak Wali Kota Jogja," tutur Sultan.

Diberitakan sebelumnya, penambahan kasus positif COVID-19 yang signifikan muncul di DIY. Dari hasil pemeriksaan laboratorium 999 sampel dan 950 orang, terdapat tambahan 74 kasus positif baru di lima kabupaten/kota di DIY, Sabtu (19/9/2020).

Kasus ini paling tinggi yang muncul di DIY dari hari-hari sebelumnya. Dengan tambahan 74 kasus baru, maka total kasus positif COVID-19 di DIY mencapai 2.111 kasus.

"Ya [hari ini kasus] paling tinggi, terakhir kita secara harian tertinggi 67 kasus," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemda DIY Berty Murtiningsih. Ia juga menambahkan bahwa peningkatan jumlah kasus yang cukup tinggi ini merupakan hasil tracing kontak kasus sebelumnya sejak muncul penularan di sejumlah tempat, baik perkantoran maupun karyawan kesehatan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait