Cek Dulu, 5 Hal Ini Menandakan Kamu Anak Sastra Indonesia Banget

Kalau kamu mahasiswa Sastra, benar enggak sih ciri tadi? Ini dia bukti dan penjelasannya menurut beberapa mahasiswa Sasindo Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Rabu, 14 Oktober 2020 | 07:00 WIB
Cek Dulu, 5 Hal Ini Menandakan Kamu Anak Sastra Indonesia Banget
Ilustrasi mahasiswa - (Pixabay/geralt)

"Kalau buat penampilan, anak Sasindo itu simpel banget, mau cowok apa cewek cowok udah pasti. Cewek juga banyakan simpel, kecuali yang ukhti, yaitu karena kita lebih pake kaus, kalau anak seruker kemeja mungkin, kalau yang lain formal, kalau kita kaus," terang Novi Nabella (19), mahasiswa Sastra Indonesia.

"Mahasiswa Sastra Indonesia selalu dipandang aneh oleh mahasiswa lainnya. Tak salah, hal tersebut terlihat dari cara mereka berpakaian saat beraktivitas di kampus, celananya yang robek-robek, rambut gondrong, ngerokok, dan hanya menggunakan kaus pada saat mengikuti perkuliahan," ujar Afaf El Kurniawan (23) mahasiswa Sastra Indonesia.

2. Rambut gondrong

Selain pakaian yang tergolong nyentrik, dari segi rambut pun sama. Mahasiswa laki-laki di jurusan ini kebanyakan memanjangkan rambut mereka. Entah karena alasan apa, mungkin sudah turun-temurun sejak dahulu.

Baca Juga:Muntah-muntah Hingga Diare, Puluhan Mahasiswa di China Terserang Norovirus

"Gayane nyentrik, cara berpakaiane well sekali, sing lanang biasane gondrong [Gayanya nyentrik, cara berpakaiannya bagus sekali, yang cowok biasanya gondrong]," ujar Febriani Dwi (20), mahasiswa Sastra Indonesia.

"Di sastra yang cowok, rambutnya kebanyakan gondrong wkwkw," ucap Pandan Ayu (20), mahasiswa Sastra Indonesia.

"Kebanyakan cenderung gondrong rambutnya walaupun enggak semua gitu," jelas Apriliana Vicky (20), mahasiswa Sastra Indonesia.

3. Nyeni banget

Mungkin sudah diketahui sebelumnya oleh publik, jika berkuliah di Jurusan Sastra Indonesia, maka akan dekat dengan hal seni. Entah itu puisi, teatrikal, atapun musik. Ketiga hal tersebut tidak bisa lepas dari jurusan ini.

Baca Juga:Anak Dibawah Umur Ikut Demo Tolak UU Ciptaker di Patung Kuda

"Yang jelas seni bagian dari Sasindo dan itu kental banget ya kan, di situ ada... ya itu, seperti kita tahu teater, musik, itu kan masuk seni, dan itu tisak bisa lepas dari Sasindo karena media kita di sana," terang Novi Nabella (20), mahasiswa Sastra Indonesia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini

Tampilkan lebih banyak