facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pengungsi Merapi di Glagaharjo Tembus 203 Orang, Banyak Vitamin Dibutuhkan

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana Rabu, 11 November 2020 | 18:48 WIB

Pengungsi Merapi di Glagaharjo Tembus 203 Orang, Banyak Vitamin Dibutuhkan
Kondisi di barak pengungsian Balai Kalurahan Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, Rabu (11/11/2020) - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Suparmono menduga, penambahan pengungsi yang didominasi oleh pengungsi dewasa ini merupakan dampak dari kepanikan atau bahkan trauma pascaerupsi Merapi 2010 lalu.

Kendati demikian, Suparmono tetap mengimbau warga yang sudah berstatus pengungsi untuk kembali ke barak setelah Magrib, sedangkan warga lain yang belum berstatus pengungsi masih dibebaskan.

Kebutuhan logistik, lanjut Suparmono, masih tersedia cukup banyak untuk kebutuhan para pengungsi.

Namun diakuinya, memang ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian agar dapat lebih dibantu.

"Perlu diperhatikan adalah kurangnya logistik untuk anak-anak dan bayi, misal susu, bubur bayi, vitamin, itu kurang. Kalau yang lain masih bisa dicari, kalau khusus itu agak susah. Begitu juga dengan lansia, yang perlu banyak vitamin untuk menjaga stamina," ungkapnya.

Baca Juga: Gunung Merapi Siaga, Warga Klakah Boyolali Mulai Dievakuasi ke Tempat Aman

Terkait hal itu, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan posko utama agar bisa memberitahukan kepada masyarakat atau relawan yang hendak mengirim bantuan agar nantinya donasi menjadi lebih terarah dan dapat bermanfaat lebih maksimal.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait