Ada Jejak Satwa Diduga Macan di Jalur Evakuasi Merapi, Ini Kata BTNGM

"Iya betul, ada info terkait hal tersebut. Saat ini masih dalam kajian kami."

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Selasa, 24 November 2020 | 12:55 WIB
Ada Jejak Satwa Diduga Macan di Jalur Evakuasi Merapi, Ini Kata BTNGM
Jejak tapak kaki satwa diduga macan tutul terlihat di jalur evakusi Gunung Merapi, Senin (23/11/2020). - (Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo)

SuaraJogja.id - Penemuan jejak satwa yang diduga macan tutul di jalur evakuasi Merapi mendapat respons dari Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM).

Jejak satwa itu ditemukan pada Jumat (20/11/2020) lalu di jalur evakuasi Suruh-Singlar, Ngancar, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.

Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Taman Nasional Wilayah 1 BTNGM Wiryawan mengakui adanya penemuan jejak satwa pada tersebut.

"Iya betul, ada info terkait hal tersebut. Saat ini masih dalam kajian kami. Kalau ujung jejak ada bekas kuku, biasanya bukan macan," ujar Wiryawan saat dikonfirmasi HarianJogja.com -- jaringan SuaraJogja.id -- pada Senin (23/11/2020).

Baca Juga:Guguran Material Merapi Meluncur ke Kali Lamat, Terdengar Sampai Kaliurang

Kendati begitu, Wiryawan belum bisa mengambil kesimpulan apakah jejak satwa itu merupakan tapak dari macan tutul atau bukan.

"Tapi kami belum bisa ambil kesimpulan. Informasi di masyarakat memang ada yang bilang lihat macan, tapi karena belum ada dokumentasi jadi kami belum bisa memastikan," ucap dia.

Ia mengungkapkan, BTNGM sedang berusaha untuk memasang peralatan berupa camera trap di sejumlah titik lintasan satwa.

Sampai saat ini sudah banyak satwa yang terdokumentasi.

Namun, belum ada dokumentasi visual macan tutul.

Baca Juga:Waspada Lahar Dingin Gunung Merapi, BPBD Kota Yogyakarta Siapkan Hal Ini

"Kami saat ini sedang memasang peralatan camera trap di titik-titik lintasan satwa di dam kawasan TNGM. Ada banyak satwa yang terdokumentasi, tetapi belum terlihat ada macan. Kami pasang di daerah Dukun, Srumbung, Kaliurang, dan Cangkringan di seputaran Kali Kuning. Total ada 20 camera traps. Itu juga termasuk sebagian di wilayah Magelang, Jawa Tengah," terangnya.

Pihaknya pun bakal mengumpulkan informasi dari warga untuk memastikan pemilik jejak tersebut.

"Kami deskripsikan sesuai ciri-ciri yang ada. Selain itu, kami juga mengumpulkan informasi dari warga sekitar. Kami juga berkoordinasi dengan BKSDA DIY, karena jejak itu berada di luar kawasan," terang Wiryawan.

"Kalau di dalam kawasan itu memang tugas kami, tapi kalau itu di luar kawasan kami juga berkoordinasi dengan BKSDA DIY," imbuhnya.

Wiryawan juga tak bisa memastikan apakah fenomena jejak satwa dtersebut ada sangkut pautnya dengan aktivitas Gunung Merapi.

"Kami belum bisa memastikan penyebabnya. Ada kalanya saat merapi tidak siaga seperti sekarang ini, satwa liar juga kadang turun gunung. Kami masih melakukan penelitian terkait dengan penemuan jejak satwa tersebut," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak