Susi Pudjiastuti Bantah Kabar Akan Deklarasi Partai Humanis

Ia hanya menyampaikan bahwa kabar itu telah beredar dan langsung secara tegas menyangkalnya.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Mutiara Rizka Maulina
Sabtu, 19 Desember 2020 | 12:30 WIB
Susi Pudjiastuti Bantah Kabar Akan Deklarasi Partai Humanis
Ilustrasi Susi Pudjiastuti. (Suara.com/Ema Rohima)

SuaraJogja.id - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membuat klarifikasi dadakan di akun media sosialnya. Dalam cuitannya, Susi menepis kabar bahwa dirinya akan mendeklarasikan Partai Humanis. Ia meminta masyarakat untuk tidak mempercayai hal tersebut. Namun, klarifikasinya itu justru dibalas dengan berbagai komentar menggelitik dari warganet.

Dalam cuitannya di akun Twitter @susipudjiastuti, wanita yang terkenal dengan jargon 'Tenggelamkan' ini menyampaikan klarifikasinya.

Ditujukan untuk seluruh masyarakat Indonesia, Susi menyampaikan, hari ini, Sabtu (19/12/2020), beredar informasi bohong bahwa dirinya akan mendeklarasikan Partai Humanis.

Tidak diketahui pasti dari mana kabar itu berembus, tetapi Susi menyampaikan bahwa itu adalah kabar bohong.

Baca Juga:Video Amien Rais Minta Presiden Jokowi Mundur

Susi juga meminta masyarakat untuk tidak mempercayai jika ada informasi serupa yang beredar di kalangan masyarakat umum.

Namun, Susi sendiri tidak menyebutkan dari mana hoaks tersebut muncul. Ia hanya menyampaikan bahwa kabar itu telah beredar dan langsung secara tegas menyangkalnya.

Selama menjabat di periode pertama pemerintahan Jokowi, Susi menjadi salah satu menteri yang dicintai rakyat karena ketegasannya dalam menjaga lautan Indonesia.

"Dear All, hari ini beredar HOAX tentang saya akan deklarasi Partai Humanis, mohon tidak dipercaya. Terimakasih," tulis Susi dalam cuitannya.

Sejak diunggah, cuitannya soal kabar bohong Partai Humanis itu sudah disukai lebih dari 6.000 pengguna Twitter.

Baca Juga:Amien Rais Minta Presiden Jokowi Mundur atau Rekonstruksi Ulang Negara

Ada seribu lebih lainnya yang membagikan ulang dan ratusan yang memberikan tanggapan di kolom komentar.

Tidak menganggap serius perkataan Susi soal Parta Humanis, warganet justru banyak yang memberikan komentar menggelitik, termasuk masih menyinggung kata 'Tenggelamkan' yang dulu kerap digunakan Susi.

"Kalau njenengan bikin partai juga pasti saya pilih bu, tapi namanya mohon jangan itu, mungkin nama yang paling pas adalah PARTAI TENGGELAMKAN KADRUN KORUPTOR KAMPRET," tulis akun @Hayik02.

"Dari nama partainya aja gak sesuai dengan Bu Susi, jadi buat apa dipercaya, harusnya nama partainya Humoris baru cocok deh," komentar akun @gonkcil.

"Orang sebaik ibu aja masih ada aja yang fitnah. Tapi kalau ibu mau bikin nanti pasti banyak yang gabung Bu. Bukan manusia saja, ikan ikan dan lobster juga bakal gabung," tanggapan akun @Dias6663.

Sementara akun @y_yumnan justru memberikan saran, "Namanya lebih tepat Partai Nelayan Indonesia. Tujuannya membuat nelayan sejahtera, hidup layak dan tinggal dikawasan seperti kampung nelayan di Volendam, Belanda."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak