alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polres Bantul Ringkus 18 Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang di Februari

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora Rabu, 03 Maret 2021 | 14:47 WIB

Polres Bantul Ringkus 18 Pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang di Februari
Sebanyak 18 pelaku penyalahgunaan narkoba dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Bantul, Rabu (3/3/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Para pelaku penyalahgunaan narkotika antara lain ibu rumah tangga, mahasiswa, buruh harian lepas, pedagang angkringan, hingga driver ojek online.

SuaraJogja.id - Sebanyak 18 tersangka penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan obat-obatan berbahaya diringkus Polres Bantul. Polisi telah mengungkap sebanyak 17 perkara selama Februari lalu.

Kasat Resnarkoba Polres Bantul AKP Archye Nevada menuturkan bahwa 18 tersangka merupakan pengedar dan pengguna barang haram tersebut. Di antaranya adalah ibu rumah tangga, mahasiswa di salah satu universitas di Yogyakarta, buruh harian lepas, pedagang angkringan, hingga driver ojek online.

Pelaku berjumlah 18 orang tersebut berinisial EK (33), ibu rumah tangga; BIN (38); Bimbim (24); KIS (25); TE (37); AN (36) dan MA (27), driver ojek; SAW (23); SDA (23); JS (24); SJA (21); YA (24); TAR (38), pedagang angkringan; STS (31); AZ (26), mahasiswa; EW (31); SUP (29); serta HDS (28).

"Pengungkapan kasus ini merupakan perkara selama bulan Februari. Terdapat 1 orang perempuan, yaitu ibu rumah tangga, dan 17 laki-laki dewasa," kata Archye saat konferensi pers di Mapolres Bantul, Rabu (3/3/2021).

Baca Juga: Apes, Pemuda NTT Dituntut 7 Tahun Penjara dan Denda Rp 800 Juta

Ia melanjutkan, dari 18 tersangka tersebut, satu di antaranya terjerat kasus narkotika.

Sebanyak 12 orang terlibat kasus obat daftar G dan lima orang sisanya terjerat kasus psikotropika.

Archye menjelaskan, kepolisian mengamankan sebanyak 1.835 butir psikotropika dan obat daftar G, yang menjadi barang bukti.

Selain itu, sabu-sabu seberat 0,52 gram serta ganja seberat 0,38 gram ikut diamankan polisi.

"Kebanyakan yang kami amankan pil dan obat daftar G. Sisanya merupakan sabu-sabu dan juga ganja," terang dia.

Baca Juga: Sabu hingga Pil Koplo, Polda DIY Ungkap 25 Peredaran Narkoba Selama Januari

Ia mengatakan bahwa pelaku membeli barang dari luar wilayah DI Yogyakarta. Wilayah Bantul hanya menjadi tempat transit dan pengedaran narkoba.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait